Suara.com - PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau Taspen melakukan digitalisasi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Taspen menggunakan Human Capital Information System (HCIS) untuk peningkatan SDM.
Direktur Utama Taspen, ANS Kosasih, menjelaskan HCIS sendiri memiliki beberapa fitur, antara lain Talent Management System yang menghadirkan data informasi karyawan secara lengkap dan terstruktur, mengelola talenta-talenta perusahaan berdasarkan klasifikasi talenta.
Kemudian, performance Management System yang berfungsi mengelola kinerja karyawan secara real time berdasarkan siklus sistem manajemen mulai dari performance planning, performance review hingga performance evaluation.
"Berkat sistem terintegrasi yang berfungsi menunjang dan mengukur produktivitas kinerja SDM secara real, valid, dan reliable, saat ini SDM Taspen memiliki nilai dan daya saing unggul dalam menghadapi tantangan," ujar Kosasih di Jakarta, Senin (1/8/2022).
Selanjutnya, papar dia, dalam HCIS terdapat fitur Multirater yang merupakan bagian dari pengelolaan kinerja yang bertujuan mengukur implementasi program milik Menteri BUMN Erick Thohir AKHLAK pada masing-masing karyawan melalui mekanisme penilaian 360 derajat.
Selain itu, ada fitur Career Management yang berkaitan dengan proses pengelolaan karir karyawan yang meliputi Employee Career Plan dan Succession Career Plan.
Terakhir, terdapat fitur Collaboration & Communication dalam bentuk aplikasi yang dapat diakses melalui smartphone dengan model employee self service untuk memudahkan karyawan dalam mengelola aktivitas secara mobile, membangun suatu grup untuk sharing interest antar karyawan.
Kosasih menambahkan, atas adanya digitalisasi dalam peningkatan SDM, Taspen meraih tiga penghargaan sekaligus dalam Human Capital on Resilience Award 2022, yakni The Best Excellence in Women Empowerment Strategy, The Best HR Support on Business Transformation, dan The Best CEO Focus on HC atas nama Direktur Utama Taspen.
"Apresiasi tertinggi kami berikan kepada seluruh insan Taspen atas dukungan penuh terhadap transformasi digital dalam pengelolaan SDM melalui Human Capital Information System (HCIS)," pungkas dia.
Baca Juga: UMKM Ekonomi Kreatif Diharapkan Jadi Penopang Kebangkitan Ekonomi di Kalbar
Berita Terkait
-
Dana Bergulir dari LPDB Buat KSP Berkat Bulukumba Bangkit dari Pandemi
-
Kunjungi Jateng, Wagub Chusnunia Bahas Digitalisasi UMKM Bersama Ganjar Pranowo
-
UMKM Ekonomi Kreatif Diharapkan Jadi Penopang Kebangkitan Ekonomi di Kalbar
-
Sandiaga Uno Dorong Pelaku Usaha di Kubu Raya Melek Digital
-
KSP : Aturan Turunan UU Cipta Kerja Bantu UMKM Tumbuh Lebih Cepat
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk
-
Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya
-
OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya
-
Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun
-
Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur