Suara.com - Menparekraf Sandiaga Uno mendatangi Desa Wisata Belitar Seberang, Bengkulu. Pada kunjungannya Sandiaga bertemu dengan Wimmy (40) yang aktif berkarya menggunakan media alat laser di Roemah Ekraf Belirang.
Sandiaga menyebut Wimmy merupakan seorang seniman asli di Belitar Seberang yang merakit alatnya sendiri dengan modal awal tiga juta rupiah yang didapatnya dengan uang hasil pinjaman online. Dalam kunjungannya Sandiaga pun memberikan bantuan tambahan satu set mesin laser ukir kepada Wimmy agar dapat memproduksi ukiran lebih banyak dan lebih cepat.
"Saya telah sampai di Roemah Ekraf Belirang, tadi kata tim saya Pak Wimmy ini memiliki kendala. Yaitu berkeinginan menambah mesin laser ukir untuk pengerjaan gambar agar dapat menghasilkan banyak karya," kata Sandiaga di Desa Wisata Belitar Seberang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.
Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga mengapresiasi Siswanto (43) seorang pelukis dengan media kanvas, dinding, serta kaca. Sandiaga memberikan tantangan lukisan untuk Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022.
"Saya tantang membuat lukisan lebih besar untuk acara malam Anugerah Desa Wisata dengan tema 50 Desa Wisata terbaik ADWI 2022," ujar Sandiaga.
Dengan ekspresi senang Siswanto menerima tantangan tersebut dalam waktu tiga bulan. Sekaligus tantangan ini menjadi sebuah kebanggaan Siswanto karyanya akan diperkenalkan di Jakarta.
Sandiaga juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat. Dan juga Desa Belitar Seberang dapat dikenal hingga ke Mancanegara.
"Harapannya agar wisatawan yang berkunjung semakin meningkat, lapangan kerja semakin terbuka, dan mudah-mudahan Desa Belitar Seberang ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat," tuturnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian lukisan ukiran kayu. Serta name tag menuliskan nama Sandiaga Uno berasal dari bahasa Aksara Rejang.
Baca Juga: Rizieq Shihab Dianggap Kehilangan Power Politik, Aziz Yanuar Balas dengan Pernyataan Menohok
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya