Mendengar kata healing atau self reward yang teman-teman Anda telah lakukan, lantas Anda merasa takut ketinggalan tren. Anda tidak perlu takut akan hal ini karena masing-masing orang memiliki situasi yang berbeda. Mungkin saja teman Anda sudah menabung untuk liburan jauh-jauh hari sebelumnya.
Bisa juga teman Anda membeli action figure sebagai self reward pada saat diskon. Anda tidak pernah tahu secara pasti dan benar bagaimana mereka meraih hal tersebut. Tidak mengikuti tren juga tidak akan mempengaruhi kehidupan Anda secara signifikan. Justru Anda bisa mengatur keuangan secara pasti.
3. Waspada akan Impulsive Buying
Kebanyakan orang cukup kewalahan akan sifat pembelian secara impulsif. Entah itu karena penawaran yang menarik dan merasa uang tersedia. Bisa juga karena iming-iming yang diberikan oleh e-commerce pada saat Anda sedang browsing. Apalagi jika sampai Anda menggunakan fitur pay later.
Impulsive buying adalah hal yang wajib dihindari dan diwaspadai sejak awal. Jika sampai saat ini Anda boros saat belanja online, maka kurangi dengan uninstall aplikasinya. Bisa juga dengan unsubscribe akun-akun jualan yang kerap dikunjungi. Isi aktivitas Anda dengan hal positif yang tidak mengarah ke belanja.
Selama Anda memiliki niat untuk mengatasi sikap impulsif saat berbelanja maka mudah untuk menghilangkannya. Anda pun bisa lebih leluasa dalam menabung untuk masa depan.
4. Manfaatkan Pendapatan Selain Gaji
Jika ingin lebih aman lagi, Anda bisa menggunakan pendapatan di luar gaji untuk self reward. Sehingga gaji yang Anda terima bisa utuh atau digunakan untuk pengeluaran kebutuhan pokok. Apabila pendapatan di luar gaji ini nominalnya kecil Anda bisa bersabar untuk bisa memperoleh self reward yang mungkin harganya mahal.
Biaya tambahan ini nantinya juga bisa Anda bagi untuk investasi di aplikasi investasi. Pembagiannya bisa disesuaikan dengan uang yang Anda miliki sehingga tidak mengambil bagian dari gaji bulanan.
Apabila saat ini masih memiliki keterbatasan dalam mendapatkan penghasilan tambahan, maka mulailah dari sekarang. Ada banyak kesempatan untuk memperoleh pendapatan selain gaji yang mudah dilakukan.
5. Tidak Perlu Dilakukan Setiap Bulan
Self reward bukanlah hal yang harus Anda lakukan setiap bulan. Anda bisa melakukannya di titik-titik tertentu supaya bisa meningkatkan motivasi dan kinerja diri. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada pengaturan budget yang lebih efektif lagi.
Apalagi mengingat penghargaan tersebut tidak harus dengan aktivitas yang mengeluarkan banyak uang. Membiasakan diri untuk senang terhadap hal sederhana juga sangat bagus.
Anda bisa mengingat bahwa kerja keras tidak hanya dilakukan oleh diri sendiri. Masih banyak orang atau masyarakat di luar sana yang juga bekerja keras dan kerap begadang. Oleh karena itu jangan jadikan alasan bekerja keras harus selalu diikuti dengan self reward.
Aplikasi Investasi Tepat agar Budget Self Reward Aman
Ingin budget self reward tetap aman? Atau selain self reward Anda juga bisa tetap memiliki tabungan yang cukup untuk masa depan nanti? Investasi adalah jawabannya. Anda bisa meraih tujuan-tujuan lain dalam hidup dengan berinvestasi.
Aktivitas investasi sendiri sudah disadari oleh banyak orang modern ini. Anda hanya perlu memilih aplikasi investasi terbaik dan aman. Apalagi produk investasi sekarang sangat beragam, sebagai contoh Reksadana. Anda yang tertarik bisa menginstal Aplikasi digibank by DBS untuk investasi lebih mudah.
Jika Anda ingin investasi di digibank by DBS, maka perlu membuka rekening baru untuk mempermudah akses investasi. digibank by DBS sendiri menawarkan beberapa keuntungan saat membuka rekening sebagai berikut:
1. Tidak Perlu lagi Antri ke Kantor Cabang Bank
Dulu jika Anda ingin membuka rekening harus berangkat dari rumah pagi-pagi benar untuk menghindari antrian. Kini tidak lagi, karena Anda akan bebas dari antrian dan tidak perlu lagi ke kantor cabang bank terdekat.
Belum lagi jika ternyata bank letaknya jauh dan harus menempuh jalanan yang macet. Tidak perlu membuang waktu lagi di jalanan dan mengantre. Tidak hanya itu, berkat pembukaan rekening tanpa ke bank, Anda juga tidak lagi harus mengisi dokumen berlembar-lembar.
Semua pengisian informasi data diri untuk rekening baru bisa dilakukan di satu tempat yaitu Aplikasi digibank by DBS. Sudah hemat waktu, Anda juga bisa menghemat kertas. Berbekal smartphone saja, rekening baru sudah bisa dibuka.
2. Tahapan Verifikasi Mudah
Pertanyaan soal verifikasi rekening baru kerap muncul. Jika membuat rekening dengan aplikasi, bagaimana dengan tahapan verifikasinya? Apakah Anda juga tetap harus ke bank? Tenang saja, Anda juga tidak perlu pergi ke bank.
Aplikasi digibank by DBS telah menerapkan sistem verifikasi menggunakan face biometric yakni memanfaatkan kamera hp. Pada saat mengisi data diri, Anda hanya perlu verifikasi dengan mengarahkan kamera ke wajah sesuai dengan petunjuknya.
Selain face biometric, Anda juga hanya perlu persiapkan e-KTP. Pastikan Anda menggunakan e-KTP asli bukan fotokopi yang juga akan difoto atau dilampirkan hasil scannya. Semua prosesnya 100% digital jadi Anda tidak perlu repot lagi.
3. Akses Gratis Transfer Sampai Tarik Tunai
Saat ingin membuka rekening baru, banyak orang yang mempertimbangkan biaya admin seperti untuk transfer dan tarik tunai. Aplikasi digibank by DBS sangat memahami masalah yang dialami oleh nasabah terkait biaya admin ini.
Oleh karena itu nasabah digibank by DBS akan dibebaskan dari masalah biaya transfer dan tarik tunai. Jadi Anda bisa dengan bebas melakukan transfer tanpa mengkhawatirkan biaya admin yang membengkak.
Layanan bebas transfer ini bisa Anda peroleh hanya dengan menjaga saldo rata-rata per bulannya Rp5 juta rupiah. Selain itu untuk layanan tarik tunai Anda juga dibebaskan dari biaya di ATM mana saja pada 5x transaksi pertama di tiap bulannya.
Begitu juga jika Anda ingin investasi Reksadana, Obligasi, atau Deposito, aplikasi investasi digibank by DBS sudah menyediakan banyak pilihannya. Budget self reward dan investasi harus berjalan beriringan karena akan menjaga keuangan Anda tetap stabil.
Perhitungan sejak awal, mulai dari pembagian pengeluaran dan disiplin dalam mengeluarkan sesuai yang sudah ditetapkan begitu penting. Anda juga harus selalu ingat bahwa self reward bukanlah kegiatan yang harus rutin dilakukan setiap bulan apalagi setiap minggu.
Membatasi penghargaan pada diri sendiri dengan meninjau kembali apakah benar pencapaian yang didapatkan sudah memuaskan atau belum menjadi cara mudahnya. Jika sekiranya belum memuaskan, Anda bisa menunda self reward. Persiapkan budget mulai dari sekarang dengan menginstal Aplikasi digibank by DBS.
Berita Terkait
-
Empat Artis yang Pernah Promosi Aplikasi Investasi Bodong
-
Agar Tidak Tertipu, Gunakan Aplikasi Investasi Terbaik!
-
4 Kesalahan Mindset Investasi yang Perlu Dibenarkan, Kamu Termasuk?
-
Aplikasi Investasi Makmur Meraih Pendanaan Awal Tujuh Digit
-
Saat Pandemi, Investasi Saham Makin Dikenal Warga Desa di Sumsel
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik