- Lion Parcel mengurimkan lebih dari 10 ton bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir Sumatra.
- Upaya penyaluran bantuan ini juga akan terus dilakukan secara bertahap seiring dengan pengumpulan donasi yang masih berlangsung.
- Bantuan yang terkumpul berupa pakaian layak pakai, sembako, obat-obatan, selimut, kebutuhan khusus perempuan, perlengkapan ibadah, makanan hewan, serta generator listrik.
Suara.com - Perusahaan logistik Lion Parcel menyalurkan lebih dari 10 ton bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Agam, Sumatera Barat dan Aceh Tamiang, Aceh.
Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat mengatakan, upaya penyaluran bantuan ini juga akan terus dilakukan secara bertahap seiring dengan pengumpulan donasi yang masih berlangsung.
“Ke depan, penyaluran bantuan akan terus dilakukan secara bertahap seiring dengan kebutuhan di lapangan serta proses pengumpulan donasi yang masih berlangsung,” ujar Kenny akhir pekan lalu.
Lion Parcel pun berkolaborasi dengan sejumlah pihak seperti Denny Sumargo bersama Rumah Kemanusiaan Cakra Abhipraya Responsif, Donasi Barang, dan Plan Indonesia dalam mendukung penanganan pascabencana di Sumatera.
Melalui kerja sama ini, bantuan yang terkumpul berupa pakaian layak pakai, sembako, obat-obatan, selimut, kebutuhan khusus perempuan, perlengkapan ibadah, makanan hewan, serta generator listrik.
“Bekerja sama dengan para partner terpercaya, kami berharap pengiriman bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak dan mendukung penanganan pascabencana di Sumatera,” katanya.
Dalam proses penyaluran bantuan, Lion Parcel memanfaatkan jaringan operasional yang tersebar di berbagai daerah untuk mendukung kelancaran distribusi.
Kenny mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Lion Parcel dalam mendukung penanganan pascabencana di Sumatera untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.
“Kami berharap langkah yang dilakukan, termasuk pengiriman bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.
Baca Juga: Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
Lebih jauh, Lion Parcel terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.
Kolaborasi tersebut tidak hanya dilakukan dalam seperti penanganan pascabencana, tetapi juga pada berbagai inisiatif sosial lain di luar kondisi darurat, melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan secara berkelanjutan.
“Kami percaya kolaborasi adalah kunci dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Lion Parcel akan terus membuka ruang kerja sama dan mengambil peran aktif dalam berbagai inisiatif sosial, baik dalam situasi darurat maupun di luar kondisi tersebut,” ujar Kenny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan
-
Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing
-
IHSG Ditutup Longsor Lagi, 494 Saham Kebakaran
-
LPDP Ungkap Beasiswa Kini Fokus ke Program STEM, AI-Semikonduktor, hingga Hilirisasi
-
Riset LPEM FEB UI Ungkap Dampak Kontribusi Pindar ke PDB Indonesia