Suara.com - Di tengah lesunya pasar cryptocurrency, prospek kripto DOGE justru layak diapresiasi. Tidak seperti Bitcoin yang pernah terjun bebas, DOGE justru melonjak signifikan.
Namun, para investor tetap diperingatkan tak boleh memiliki euforia berlebihan melihat tren positif ini. Dalam dua hari, nilai DOGE berhasil melonjak 7,42 persen di level 0.07 dolar AS, meski hari ini terpantau turun 2%.
Nasib ini berkebalikan dengan mata uang lain yang justru menurun. Sebagai contoh, ADA melemah 1,19 persen dan hanya diperdagangkan 0,49 dolar AS per koin. USDT juga turun 0,02 persen di level 0,9 dolar AS. Pelemahan lain juga terjadi pada ETH yang merosot 2,5 persen dan SOL yang ambles lebih dari 6 persen.
Efek Crypto Winter
Merosotnya nilai mata uang crypto ini merupakan akibat dari crypto winter yang diprediksi banyak pakar sebelumnya. Melnsir berbagai sumber, crypto winter merupakan periode berkepanjangan saat harga kripto turun. Periode ini juga berdampak pada antusiasme yang menurun terhadap industri.
Sebagai gambaran, data di Coin Market Cap menyebutkan harga bitcoin, sebagai salah satu mata uang crypto, anjlok 3%. Saat ini harganya berada di kisaran USD 28.299 atau menjadi yang paling rendah sejak Desember 2020.
Kemudian Etherum juga mengalami gejolak pasar yang lebih buruk dengan turun 9% ke level USD 1.516. Mata uang crypto lain BNB dan Cardano masing-masing turun 7%. Tanda-tanda ini semakin meyakinkan para pengamat bahwa crypto winter sudah di depan mata.
Sebelumnya, fenomena anjloknya aset kripto juga terjadi pada 2018 silam. Harga-harga aset anjok kemudian stagnan hingga April 2019. Saat itu ada ribuan pekerja bidang mata uang digital terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK.
Yahoo Finance menyatakan bitcoin telah kehilangan 55 persen sejak mencapai level tertinggi sepanjang masa, yakni USD 69.000 pada November 2021. Investor ritel, institusional, dan bahkan perusahaan kehilangan lebih dari USD 60 miliar di LUNA dan UST karena token terbesar ke-7 dan ke-10 berdasarkan kapitalisasi pasar menguap dalam hitungan hari.
Baca Juga: Jaringan Solana Diserang Peretas, 8 Ribu Alamat Jadi Korban
Ada beberapa perbandingan antara crypto winter yang pernah terjadi pada 2018 dan prediksi crypto winter enam bulan belakangan. Jika benar-benar terjadi crypto winter akan terlihat berbeda tahun ini. Beberapa faktor yang mempengaruhi adalah pandemi Covid-19, perang Rusia-Ukraina, serta inflasi tertinggi di beberapa negara di dunia dalam 40 tahun terakhir.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
-
Lengkap! Ini Daftar 383 Aset Kripto yang Dapat Diperdagangkan di Indonesia
-
Platform Jual Beli dan Investasi Aset Kripto Pintu Tawarkan 6 Keuntungan di Fitur PTU Staking
-
Pria Pencari Kripto Senilai Rp2,7 triliun Setelah Terbuang di Hard Drive
-
Bank Swiss Tawarkan Fitur Staking Cardano, Kripto ADA Diprediksi Makin Menarik
-
Jaringan Solana Diserang Peretas, 8 Ribu Alamat Jadi Korban
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur