Suara.com - Relawan Mak Ganjar memberikan bantuan 10.000 pohon cabai untuk warga Jakarta. Kegiatan ini merupakan program "Petik Masak" yang pertama kali digelar di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Ketua Mak Ganjar Nasional, Nining, menjelaskan telah dibagikan 1.000 pohon cabai lengkap dengan bibit, media tanam dan pot untuk warga Kemayoran, Jakarta Pusat. Puluhan warga juga diberikan pelatihan cara menanam cabai.
"Di DKI kami punya 10.000 bibit yang akan dibagikan di DKI, hari ini kita turun 1.000 pohon untuk masyarakat di Jakarta Pusat, tadi kita antarkan langsung dari pintu ke pintu," kata Nining.
Melalui kegiatan ini, Nining berharap masyarakat khususnya emak-emak dapat mandiri melakukan budidaya tanaman cabai sehingga bisa memanfaatkan hasilnya.
Nining menambahkan, kegiatan ini sebagai bantuan untuk memenuhi kebutuhan dapur di tengah harga pangan yang terus naik.
"Kalau kita menanam cabai satu rumah ada satu cabai maka sudah jelas di rumah tersebut tidak akan memikirkan butuh Rp100 ribu untuk satu kilo cabai seperti sekarang ini," ujar Nining.
Warga Kemayoran yang menerima bantuan pohon cabai lewat Mak Ganjar juga menerima antusias dan suka cita. Mereka bersemangat diajak ikut serta dalam ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi keluarganya.
"Ini sesuai dengan pengamatan saya, kapasitas Pak Ganjar sangat baik untuk mendidik masyarakat dan beliau sendiri sudah memperlihatkan kinerja yang baik, kami dukung Pak Ganjar jadi Presiden 2024," kata Nining.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik