Suara.com - 52 tenda usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) turut meramaikan Konser Milenial Memperingati HUT ke-77 RI yang diadakan di Wisata Kuliner Kerkof, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Konser Milenial tersebut diselenggarakan 1.200-an pendukung Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Srikandi Ganjar Jawa Barat.
Pelibatan UMKM ini tak lepas dari figur Ganjar Pranowo yang memang terkenal dengan rekam jejak upaya memajukan UMKM. Ganjar, misalnya, terbukti berhasil menjadikan UMKM Jawa Tengah sebagai patron bagi UMKM daerah lain se-Indonesia.
Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar Jawa Barat, Eva Yuliana menjelaskan, kinerja Ganjar dalam mendorong kemajuan UMKM sangat patut mendapatkan apresiasi. Terlebih, banyak program-program yang diinisiasi mantan anggota DPR itu untuk mendukung pelaku usaha, seperti Lapak Ganjar dan Belanja Langsung Toko Online (Blangkon) Jateng.
"Sangat berpengaruh ya, karena Bapak Ganjar sendiri itu sangat merangkul para usahawan, terkhusus pelaku UMKM di Jawa Tengah sendiri gitu. Makanya kami mengusung konsep acara di sini juga kebetulan yang sedang wisata kuliner di sini," ujar Eva dalam keterangannya.
UMKM yang ikut dalam kegiatan Srikandi Ganjar Jawa Barat ini terdiri dari beragam usaha yang umumnya bergerak di bidang kuliner, mulai dari kuliner tradisional hingga kuliner kekinian. Para peserta hingga masyarakat umum pun tampak memenuhi setiap lapak UMKM untuk membeli dagangan UMKM tersebut.
Eva menambahkan, pengaruh UMKM terhadap perekonomian suatu daerah menjadi sangat penting. Apalagi Presiden Joko Widodo juga telah menginstruksikan bahwa sebesar 40 persen anggaran belanja pemerintah harus dialokasikan untuk memajukan UMKM, sehingga produk lokal bisa lebih laku daripada produk luar negeri.
Oleh sebab itu, dengan terselenggaranya acara yang dimeriahkan dengan penampilan musisi lokal Beta Music ini, Eva berharap kalangan perempuan milenial bisa lebih mengenal visi dan misi yang selama ini dijalankan Ganjar. Karena, lanjut Eva, Ganjar merupakan pemimpin yang paling ideal untuk menjadi Presiden Indonesia di 2024 mendatang.
"Harapan kita Bapak Ganjar bisa lebih terkenal di Kota Garut ini, khususnya untuk para perempuan milenial supaya mereka tahu bahwa Bapak Ganjar mendukung penuh perempuan milenial, terkhusus juga para pelaku UMKM juga," jelas Eva.
Hal senada juga diungkapkan Nisa Zahra, selaku salah satu peserta Srikandi Ganjar Jawa Barat mengaku sangat mendukung Ganjar Presiden 2024. Ia menyebutkan, sosok Ganjar dalam bursa Calon Presiden (Capres) 2024 menjadi angin segar tak hanya dalam pemilu saja, tetapi juga menjadi angin segar bagi perkembangan UMKM di Indonesia.
Baca Juga: Segini Modal Buka Usaha Briket Arang, Bisnis Prospek Besar Tingkat Dunia
Menurutnya, para pemimpin daerah harus lebih peduli terhadap kemajuan produk-produk lokal yang kebanyakan diisi oleh masyarakat kecil, seperti yang telah dilakukan Ganjar selama memimpin Jawa Tengah selama 2 periode. Sebab, tak dipungkiri lagi bahwa Ganjar telah menyejahterakan pelaku UMKM di Jawa Tengah.
"Sangat bagus sekali ya, ini juga menjadi angin segar bagi para pedagang. Karena kan mayoritas masyarakat Indonesia itu kan pedagang, ya pedagang kecil itu harus didukung seperti yang dilakukan Pak Ganjar untuk menuju kesejahteraan," tutur Nisa.
"Acaranya mudah-mudahan diterima masyarakat dan juga partisipasi masyarakat lebih banyak dan juga ke depannya bisa mendukung juga UMKM di Indonesia lebih maju dan sejahtera intinya lah," sambungnya.
Sebagai informasi, acara Konser Milenial dalam rangka memperingati HUT RI ke-77 yang digerakkan Srikandi Ganjar Jawa Barat tak hanya menghadirkan UMKM lokal saja, tetapi juga turut dimeriahkan oleh sejumlah penampilan musisi lokal, seperti Mate's Acoustic dan Beta Music.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026