Suara.com - Incode, Platform verifikasi identitas, hari ini mengumumkan kerja sama dengan TOTM Technologies sebagai reseller untuk menawarkan salah satu solusi identitas terbaik di dunia, Incode Omni, ke pasar Indonesia sebagai bagian dari ekspansi Incode di Asia Pasifik.
Incode adalah sebuah perusahaan yang masuk dalam Fintech Power 50 dan pemimpin industri dalam verifikasi identitas yang berpusat pada privasi untuk perusahaan global.
Incode Omni platform telah digunakan oleh berbagai institusi keuangan, lembaga pemerintah, marketplaces, hotel, dan rumah sakit untuk menyesuaikan pengalaman pengguna mereka, dalam skala besar sekaligus mengurangi risiko keamanan dan penipuan secara drastis.
Dengan teknologi passive liveness yang unik, pengenalan wajah kelas dunia, dan teknik deep learning mendalam yang canggih, Incode Omni memenuhi standar kepatuhan dan keamanan paling ketat untuk perusahaan global seperti JumeirahTM Hotels, Rappi, dan Citi.
Indonesia menjadi pasar kunci bagi Incode dan TOTM Technologies di Asia Pasifik. Perusahaan-perusahaan Indonesia sedang mempercepat transformasi digital mereka untuk mengatasi pertumbuhan pengguna mobile-first yang memahami secara digital yang menuntut proses orientasi tanpa gesekan dan pengalaman yang lebih sederhana.
Menurut Statista, penetrasi penggunaan smartphone di Indonesia telah mencapai 72% dari total populasi, sementara hampir 73% sekarang memiliki akses internet. Terlebih lagi, pandemi juga berkontribusi pada 21 juta konsumen digital baru, dengan mayoritas (72%) dari daerah non-metropolitan.
Sebagai penyedia solusi manajemen identitas end-to-end dan penyedia produk biometrik, TOTM Technologies mendukung perusahaan dengan identitas digital dan solusi on-boarding yang mencakup berbagai aktivitas seperti identitas nasional, fintech dan keuangan, layanan kesehatan, dan kontrol akses pada infrastruktur kritis.
TOTM Technologies melihat solusi identitas sebagai kunci yang membuka pintu tanpa batas dan berkomitmen memperluas cakrawala perusahaan Indonesia dengan menghadirkan produk biometrik kelas dunia, aman, dan mengutamakan pelanggan dari Incode ke kawasan ini.
“Kami bangga dapat bekerja sama dengan TOTM Technologies. Keahlian dan pengalaman teknis TOTM Technologies, basis pelanggan yang besar, dan pemahaman tentang pasar Asia yang besar seperti di Indonesia. Dengan dukungannya, saya mengharapkan pertumbuhan yang pesat di Indonesia seiring kami melanjutkan ekspansi global kami ke Asia Pasifik,” ucap Ricardo Amper, Founder dan CEO Incode.
Baca Juga: BNI Perbanyak Akuisisi Digital Client E-Commerce dan Fintech
Allen Ganz, Vice President of Business Development, Incode, mengatakan, “TOTM Technologies memiliki rekam jejak yang kuat dalam membantu perusahaan mengubah operasi bisnis mereka dengan solusi biometrik dan identitas yang andal, ditambah dengan dukungan teknis yang kuat di banyak industri. Kemitraan pertama kami di Asia Pasifik akan menjadi tonggak dalam global channel roadmap kami, seraya kami memperluas ekosistem kemitraan untuk memenuhi permintaan pasar akan solusi yang andal.”
Pierre Prunier, CEO dan Executive Director of TOTM Technologies, mengatakan, Perusahaan-perusahaan di Indonesia menunjukkan minat yang besar pada verifikasi identitas dan solusi manajemen, terutama dengan percepatan digitalisasi akibat pandemi.
"Kami yakin bahwa solusi terbaik dan teknologi disruptif Incode akan memberikan pengalaman pengguna yang aman, tanpa hambatan, dan berbeda sesuai dengan apa yang diprioritaskan oleh pelanggan kami pada sektor mereka yang sangat kompetitif.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
NumoFest 2026 Dukung Ratusan Pelaku UMKM Lewat Gang Dagang, QRIS Tap, Sampai Film Bertema Religi
-
Margin Fee Bulog Naik Jadi 7 Persen, Rizal: Bisa Tambah Semangat dan Kinerja Perusahaan
-
Danantara Borong Investasi dari Yordania di Ajang WEF
-
Klaim Polis Tak Lagi Ribet, IFG Life Tingkatkan Layanan Digital dan Tatap Muka
-
Beroperasi 56 Tahun, Pelita Air Fokus Penguatan Layanan Berbasis Pengalaman Pelanggan
-
Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Bahlil Anggap Target Lifting Minyak 1,6 Juta Barel Mustahil
-
Jelang Ramadan, Bulog Jamin Harga Beras, Minyak, dan Gula Tak Tembus HET
-
Waspada Scam Makin Marak, Ini Modus Phishing dan Cara Lindungi Saldo Digital