Suara.com - BUMN bidang tambang, Antam (ANTM) dan holding tambang milik pemerintah Mining Industry Indonesia (MIND ID) menjalin kerja sama untuk mendirikan anak usaha yang fokus pada industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.
Anak usaha yang dinamai Indonesia Battery Company (IBC) ini kini tengah menyusun roadmap pengembangan Ekosistem EV (electric vehicle) Baterai di Indonesia, mulai dari prototipe baterai motor listrik hingga teknologi baterai yang mapan pada 2030 nanti.
"IBC salah satu pilar penting untuk mewujudkan Energi Terbarukan di sektor EV Baterai. Selain itu juga memperkuat kemandirian kita, artinya mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor dan mampu mengurangi emisi karbon serta subsidi dari bahan bakar," kata Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID Dany Amrul Ichdan.
Presiden Joko Widodo yang meminta jajarannya untuk menggunakan kendaraan listrik hingga Menteri BUMN yang juga meminta hal serupa, memperlihatkan pemerintah mulai mengikuti tren pasar dunia dan turut mendorong perkembangan baterai kendaraan listrik.
Untuk diketahui, kebutuhan baterai EV di dunia meningkat drastis dan diprediksi mencapai 5.300 GWh pada 2035 nanti. Kebutuhan ini didominasi kendaraan listrik, khususnya roda empat.
Menurut Dany, pemerintah sudah memperlihatkan komitmen dengan jaminan bahan baku nikel. Hal ini jadi kabar baik lantaran baku lainnya seperti graphite, lithium hydroxide, cobalt sulphate dan mangan sulphate saat ini belum bisa dipenuhi dari dalam negeri.
Selain itu, ia mengatakan, dukungan pemerintah terhadap pengembangan bisnis baterai listrik tertuang dalam Proyek Strategis Nasional sesuai dengan Permenko No.09 tahun 2022.
"MIND ID Mendukung penuh program pemerintah dalam membentuk ekosistem EV Baterai yang saat ini telah menjadi salah satu program strategis nasional. Perlu dukungan dan sinergi untuk mempercepat realisasinya, salah satunya dalam bentuk kebijakan insentif dan kemudahan bagi ekosistem kendaraan listrik (EV)," pungkasnya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Masih Dibanderol Rp 940.000/Gram
Berita Terkait
-
iOS 16 Bikin Baterai Boros? Ini Tips Mengatasinya
-
Masih Dibahas Kemenkeu, Presiden Sudah Terbitkan Inpres soal Mobil Listrik Wajib Bagi Pejabat
-
Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik, Bakal Jadi Kendaraan Dinas Pemerintah
-
Harga Emas Mulai Menguat Naik Rp 7 Ribu
-
Harga Emas Antam Hari Ini Masih Dibanderol Rp 940.000/Gram
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Tambang Emas Martabe Diserahkan ke Perminas? Ini Penjelasan Bahlil
-
Tensi AS-Iran dan Cuaca Ekstrem AS Dongkrak Harga Minyak
-
IHSG Trading Halt Lagi, BEI Bekukan Sementara Pasar Modal
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun, Cabai hingga Bawang Merah Terkoreksi Jelang Akhir Januari 2026
-
Rupiah Melemah Tersengat IHSG yang Anjlok, Dolar AS Jadi Kuat ke Level Rp16.788
-
Setelah MSCI, Goldman Sachs Perburuk Kondisi Pasar Modal RI
-
Danantara Incar Laba BUMN Rp 350 Triliun di 2026
-
Ekonomi Indonesia Bakal Meroket, Bos BI Minta Pengusaha Berhenti Wait and See
-
IHSG Masih Nyaman Turun di Kamis Pagi, Balik ke Level 7.800
-
OJK Temukan Dugaan Penyaluran Dana Fiktif di PT Crowde Membangun Bangsa