Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan pra perdagangan pagi ini berhasil rebound ke zona hijau, adapun indeks naik ke level 7.044.
Mengutip data RTI, Selasa (4/10/2022) IHSG dibuka bertambah 35 basis poin atau menguat 0,50 persen ke level 7.044 dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin yang tutup melemah dilevel 7.009.
Setelah dibuka tepat pukul 09:04 WIB, laju IHSG terus merangkak naik hingga posisi 7.171 atau telah mengalami penguatan sebesar 0,88 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka melemah, pada awal perdagangan indeks ini turun 1,0 basis poin atau terdepresiasi sebesar 0,11 persen ke level 1.019.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 476 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp329 miliar dengan volume transaksi mencapai 23 ribu kali.
Sebanyak 251 saham menguat, 49 saham melemah dan 181 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan laju IHSG dalam jangka panjang indeks masih berpotensi menguat ditopang rilis data inflasi yang masih stabil meskipun naik.
"Sehingga dapat turut memberikan sentimen positif terhadap pergerakan IHSG dalam rentang jangka panjang," kata William dalam analisanya.
Dirinya memperkirakan indeks saham akan bergerak dalam rentang support 6.872 dan resistance 7.236.
Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.021
Untuk saham pilihan, ia merekomendasikan BBNI, BBCA, BBRI, TLKM, GGRM, UNVR, HMSP, ASRI, dan PWON.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana di Sumatra
-
5 Fakta Pertemuan MSCI dan OJK Hari Ini, Ada Sinyal Positif untuk IHSG
-
Di Tengah Gejolak IHSG, Saham Fundamental Justru Mulai Dilirik
-
Lebih dari 1,15 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT, Jumlah Aktivasi Akun Coretax Nyaris 13 Juta
-
IHSG Ambles di Bawah Level 8.000, 753 Saham Anjlok
-
Danantara Ikut Hadir Pertemuan BEI-MSCI, Pandu Sjahrir: Hanya Nonton aja
-
Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD
-
Saham BUMI ARB Meski Ada yang Borong, Apa Penyebabnya?
-
OJK Buka Suara soal Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, Ini Penjelasannya
-
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026