Suara.com - Air minum yang higienis dan sehat telah menjadi kebutuhan masyarakat, karena berkaitan erat dengan kesehatan dan kebugaran. Menjadi kesimbangan cairan dalam tubuh untuk menghindari hidrasi menjadi salah satu kunci menjaga kesehatan terutama mereka yang sedang melakukan ibadah umroh atau haji di Mekah dan Madinah.
Di Hotel Millenium Al Aqeeq Madinah, misalnya, menyediakan air minum di restoran tempat makan jamaah umroh dan haji menyediakan air minum merek Al Manhal dalam kemasan Galon Polikarbonat.
“Kami semua jamaah umroh di Madinah minum air dari galon untuk makan minum di hotel karena air zamzam hanya tersedia di Masjid Nabawi,” kata Suryana Isak, jamaah umroh asal Indonesia yang sedang berada di Madinah dalam rangkaian ibadah umroh.
Kebutuhan air minum bagi jamaah umroh menjadi hal yang sangat penting karena saat ini suhu siang hari di Madinah mencapai lebih dari 37 derajat celcius. Kebutuhan makan minum jamaah disediakan di hotel tiga kali sehari. Saat ini banyak restoran yang masih tutup sebagai dampak pandemi, termasuk restoran Indonesia di sekitar Masjid Nabawi Madinah.
Selain di Arab Saudi, beberapa negara Islam seperti Qatar dan Oman juga memiliki produk air kemasan dalam galon polikarbonat. Di Qatar, ada merek Safa Water yang tersedia dalam aneka kemasan termasuk galon. Qatar akan menjadi tuan rumah FIFA World Cup 2022 bulan November mendatang.
Jalal Akrom, jamaah lain mengaku minum air kemasan galon polikarbonat di Madinah, seperti yang dia minum juga di Indonesia dan tidak terusik dengan isu BPA pada galon guna ulang. Apalagi sekarang ia melihat langsung bahwa Arab Saudi juga menggunakan galon guna ulang berbahan polikarbonat untuk penyediaan air minum bagi jamaah umroh yang setiap tahun mencapai puluhan juta jemaah dari seluruh dunia.
“Kalau memang galon guna ulang berbahaya tentu Arab Saudi sudah mengganti dengan kemasan lain, dan pasti mereka akan sangat serius menangani hal ini. Tidak mungkin lah pemerintah Saudi ingin membahayakan milyaran tamu tamu Allah yang sudah berpuluh-puluh tahun menggunakan galon Polikarbonat,” ujar Jalal.
Selain Qatar, negara lain yang menggunakan galon isi ulang berbahan PC adalah Turki. Di Turki salah satu merek galon air minum yang terkenal adalah “SIRMA”.
Baca Juga: Soal Keamanan Air dalam Galon, Dosen Kimia UI: Belum Ada Penelitian yang Buktikan Itu Berbahaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023
-
Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis