Suara.com - Pandemi Covid-19 yang terjadi secara global telah membuat hidup menjadi lebih menantang, terutama bagi masyarakat rentan, kelas pekerja, dan pelaku bisnis. Walaupun kegiatan bisnis sudah mulai berangsur normal, tetapi masa pemulihan ekonomi masih dihantui oleh gejolak inflasi yang saat ini terjadi di seluruh dunia, yang juga berdampak pada kondisi perekonomian Indonesia.
Menurut survei Bank Indonesia, sebanyak 87,5% usaha kecil dan menengah terkena dampak negatif dari pandemi Covid-19. Kondisi ini menurunkan tingkat profitabilitas dan arus kas bisnis. Melihat kondisi ini, Mandala Finance meyakini bahwa diperlukan semangat bersama dalam menghadapi tantangan dan melewati krisis ini.
Melanjutkan semangat Pejuang Mandala yang telah digaungkan sejak tahun 2021, Mandala Finance ingin membawa semangat tersebut ke tingkat yang lebih tinggi untuk terus berjalan berdampingan bersama masyarakat Indonesia sebagai Teman Seperjuangan pada masa proses pemulihan ini dan optimis dalam mewujudkan berbagai impian.
Chief Marketing Officer Mandala Finance, Diano Eko, dalam keterangan tertulis mengatakan, “Memasuki usia ke-25 tahun terus maju bersama masyarakat Indonesia, Mandala akan selalu menjadi salah satu uluran tangan atau sumber bantuan terpercaya bagi masyarakat melalui kontribusinya, yaitu sebagai penyedia layanan dan solusi keuangan multiguna untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan.”
Selain berperan sebagai penyedia solusi keuangan, Mandala juga ingin mengukuhkan peran sebagai rekan yang selalu siap mendengarkan segala keluh kesah para konsumen dalam melewati perjuangan, bersama-sama melewati suka-duka, keceriaan, serta merayakan setiap kemajuan dan pencapaian, sekecil apa pun.
“Dengan semangat sebagai Teman Seperjuangan, komitmen ini tidak hanya hadir untuk membantu para pemangku kepentingan atau lapisan masyarakat yang paling terkena dampak pandemi, tetapi juga sebagai bentuk simbolis bahwa Mandala dapat menjadi mitra yang dapat diandalkan untuk membantu bisnis dan individu dalam mewujudkan aspirasi keuangan mereka dengan melangkah lebih jauh, yakni membangun koneksi positif dengan konsumennya,” tutup Diano.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat
-
Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi
-
Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun
-
Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan
-
SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap
-
Hadiah Prabowo dari Jepang-Korsel, Kantongi Komitmen Investasi Rp 575 Triliun
-
Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak
-
Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz
-
Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas
-
Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun