Suara.com - Putrice (31), Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) merupakan karyawan di salah satu Bank Daerah di Kota Kendari menganggap bahwa kesehatan merupakan prioritas utama untuk menjaga kestabilan kinerja di perusahaan. Beruntung dia telah terdaftar sebagai peserta JKN, sehingga ia tak lagi khawatir terkait biaya pelayanan kesehatan.
Putrice bercerita, selama ini manfaat Program JKN miliknya hanya digunakan untuk berobat rawat jalan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Hingga pada suatu waktu, ia merasa terdapat benjolan di bawah ketiak yang makin lama semakin membesar, hal tersebut membuatnya dirujuk dari FKTP ke rumah sakit.
“Dari hasil pemeriksaan dokter ahli saya ternyata mengidap penyakit mammae accessories atau accessories breast yang jika dibiarkan bisa menjadi kanker payudara,” tutur Putrice, Senin, (19/9/2022).
Menurut dokter, untuk dapat menghilangkan penyakit ini hanya bisa dilakukan pengangkatan dengan cara operasi, Putrice sempat takut sebelum akhirnya dokter meyakinkan semua akan baik-baik saja.
Sejak pemeriksaan itu, Putrice merasa bahwa kartu JKN miliknya ini benar-benar sangat bermanfaat untuk menjamin biaya pelayanan kesehatan. Usai pemeriksaan, Putrice akhirnya mendapatkan jadwal untuk tindakan operasi dengan penjaminan penuh oleh program JKN.
“Akhirnya saya telah menjalani proses operasi dan semua berjalan lancar sampai keluar dari rumah sakit. Kini rasanya jauh lebih sehat, tidak di bayang-bayangi lagi dengan ketakutan penyakit yang berbahaya. Saya semakin yakin dengan program JKN,” katanya.
Ia mengaku pelayanan yang didapatkannya dari pihak rumah sakit, terutama tim medis seperti dokter maupun perawat sangat baik, tidak ada sedikitpun perbedaan pelayanan antara pasien yang merupakan peserta JKN dan pasien umum.
Hanya menunjukkan KTP, dirinya langsung dilayani, bahkan dirinya tak perlu menunggu lama untuk mendapatkan kamar untuk rawat inap. Dirinya mengaku sangat puas dengan pelayanan yang diberikan.
“Untunglah ada kartu JKN, biaya berobat saya ditanggung tanpa dikenakan biaya tambahan, pelayanannya pun cepat. Para medis sangat cepat tanggap, saya langsung ditangani oleh dokter dan perawat,” tutupnya.
Kini Putrice tak akan segan untuk menceritakan tentang manfaat Program JKN ke rekan kerja dan keluarga. Jika ada indikasi medis, Putrice mengatakan bahwa mau berobat kapanpun pasti akan dijamin oleh Program JKN tanpa perlu takut adanya biaya tambahan.
Baca Juga: Cara Klaim Kacamata dari BPJS Kesehatan
Berita Terkait
-
Berprofesi sebagai Juru Parkir, Yanifo: Jangan Ragu untuk Jadi Peserta JKN
-
Manfaatnya Luar Biasa, Wakil Dekan UIN Senang Kenal Program JKN
-
No Debat! Ayo Unduh dan Nikmati Kemudahan Layanan Aplikasi Mobile JKN
-
66 Puskesmas di Jakarta Selatan Sediakan Layanan Kesehatan Jiwa yang Dijamin BPJS
-
Lowongan Kerja BPJS Kesehatan dan Syarat Lengkapnya, Terbuka Bagi Fresh Graduate
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim