Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) ke-17 yaitu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. MPP tersebut dibangun dari APBD sebesar Rp4 miliar.
Ganjar mengatakan, MPP ini tidak hanya sekadar sebagai tempat pelayanan dokumen. Lebih dari itu, Ganjar mendorong MPP Kabupaten Grobogan juga menjadi tempat promosi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dengan begitu, kata Ganjar, masyarakat yang mendatangi MPP Kabupaten Grobogan bisa belanja sambil mengurus dokumen atau perizinan. Sehingga, ekonomi masyarakat bisa terangkat.
"Namun sekaligus mall pelayanan publik ini bisa dijadikan ajang untuk promo apapun, bahkan jualan. Maka tadi kita dorong jadi 'mal beneran'. Jadi ngurus izin tapi sekaligus bisa belanja di sini," kata Ganjar.
Di samping itu, Ganjar menyebut masyarakat bisa lebih mudah mengurus segala kebutuhan di MPP Kabupaten grobogan ini. Ganjar mengatakan, MPP ini berpegang pada prinsip mudah, murah, dan cepat.
Selain itu, kata Ganjar, layanan MPP Kabupaten Grobogan sudah terintegrasi lewat kehadiran sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sehingga, kata Ganjar, MPP ini akan memberikan kenyamanan kepada masyarakat karena dapat mengurus segala sesuatu di satu tempat.
"Masyarakat bisa dimudahkan, dimurahkan, dicepatkan. Saya sudah ada gedungnya, layanannya terintegrasi, instrumennya dilakukan," kata Ganjar.
Ganjar mengatakan, MPP Kabupaten Grobogan juga dilengkapi instrumen digital lewat kehadiran aplikasi pelayanan. Dengan adanya instrumen ini, masyarakat bisa memilih pelayanan online ataupun offline di tempat.
"Apa instrumennya? Satu mendigitalkan. Sehingga nanti masyarakat bisa punya pilihan yang mereka akan mendapatkan layanan," kata Ganjar.
Baca Juga: Dorong Digitalisasi UMKM, Indosat Luncurkan Platform IDE
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menengok Pembukaan Pameran UMKM Grobogan Bangkit di kawasan MPP. Ganjar yang mengenakan blankon khas Jawa menyempatkan diri untuk menemui pelaku UMKM setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai
-
Krisis Air Bersih Jadi Rem Pemulihan Ekonomi Pascabanjir Sumatera
-
Purbaya: Tahun Ini IHSG 10.000 Enggak Susah-susah Amat