Suara.com - Ratusan santri di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan dukungan terhadap Ganjar Pranowo menjadi Presiden Republik Indonesia pada 2024. Para santri yang tergabung dalam jaringan relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) tersebut berharap bisa merasakan program pemberdayaan santri dan pengembangan pesantren yang telah Ganjar lakukan di Jawa Tengah.
Koordinator Wilayah SDG NTT Syayfullah Husain Demak menjelaskan, para santri yang menjadi anggotanya berasal dari berbagai pondok pesantren di NTT. Para santri telah mengetahui sosok Ganjar dari berbagai pemberitaan dan unggahan di media sosial.
Syayfullah menyebut, salah satu program unggulan Ganjar adalah bisa membuat para santri dalam pesantren menjadi mandiri secara ekonomi dengan mengajak menjadi pelaku usaha. Program ini melibatkan santri untuk mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren.
"Mudah-mudahan ke depannya, bila Ganjar terpilih (menjadi presiden), program ekonomi di pesantrennya, bisa diterapkan di seluruh Indonesia, dan membantu para santri yang ingin terlibat dalam UMKM, agar Indonesia lebih maju lagi," ucap Syayfullah, dalam acara bertajuk Gema Sholawat dan Doa Bersama untuk Ganjar di Pondok Pesantren Darul Auliya, Kupang.
Selain dalam hal pemberdayaan santri dan pesantren, para santri menyukai figur Ganjar yang religius. Ganjar sangat dekat dengan ulama dan kiai. Pria dengan ciri khas berambut putih tersebut juga kerap menggelar kegiatan bakti sosial untuk yatim dan dhuafa.
"Kami di sini mendoakan agar bangsa Indonesia dikaruniai seorang pemimpin yang bisa membawa Indonesia pada kesejahteraan. Dan pemimpin tersebut, kami yakini, adalah Bapak Ganjar Pranowo. Beliau sosok yang sangat patuh terhadap orang tuanya, serta beliau juga sangat amanah dengan tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin," tuturnya.
Syayfullah menyebut, pihaknya bertekad terus memperkenalkan sosok Ganjar ke masyarakat NTT melalui berbagai kegiatan positif. Mulai dari bantuan untuk anak-anak yatim dan duafa di tiap Jumat hingga aksi memborong dagangan para pelaku UMKM.
"Harapan saya adalah Pak Ganjar (jika jadi presiden) bisa memperhatikan pondok pesantren, santri, hingga kiai dan ulama di seluruh Indonesia, khususnya di NTT, yang di dalamnya ada beberapa pondok pesantren yang masih butuh bantuannya," harapnya.
Sementara itu, Kepala Pondok Pesantren Darul Auliya, Ustaz Dahrul Ikhwanul Umar mengatakan, dirinya sangat mendukung Ganjar untuk maju sebagai pemimpin Bangsa Indonesia, karena Ganjar telah terbukti berhasil melalui kinerja dan prestasi di Jawa Tengah.
Baca Juga: Wow, UMKM Binaan Pertamina Tembus Transaksi Hingga Rp35 Miliar di TEI 2022
"Kepedulian Pak Ganjar membuat pondok pesantren disentuh oleh tangan lembut dan kebaikan hati Pak Ganjar menjadi dorongan dan rangsangan positif untuk pesantren," ucapnya.
Dahrul sangat mengapresiasi kebijakan Ganjar yang selalu berusaha memberdayakan pesantren di wilayahnya. Menurut dia, hal ini sangat berguna, bukan hanya untuk pesantren tersebut, namun juga untuk masa depan bangsa Indonesia. Dahrul menyebut, pesantren bisa melahirkan tokoh-tokoh beradab, yang nantinya menjadi penerus bangsa.
"Gerakan dari Pak Ganjar untuk membangun sebuah peradaban lewat basis pesantren adalah suatu batu loncatan akan membuahkan hasil yang baik. Kepedulian pada pesantren akan melahirkan kader-kader umat yang siap memberikan nilai positif pada masyarakat secara luas," kata Dahrul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang