Suara.com - Bumame, penyedia layanan kesehatan di Indonesia, menjalin kemitraan dengan salah satu perusahaan genomik terkemuka, Naleya Genomik Indonesia (NGI), untuk memastikan acara Presidensi G20 dapat terlaksana dengan protokol kesehatan yang ketat.
Naleya Genomik Indonesia mengerahkan laboratorium udara Huo-Yan BSL-2 revolusioner yang dilengkapi dengan sistem kelistrikan yang terintegrasi, sistem ventilasi, serta peralatan uji PCR real-time yang mampu menguji lebih dari 1.500 sampel setiap hari.
Bumame juga telah menyiapkan lokasi pengambilan sampel dan mengoperasikan laboratorium yang langsung berada di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan Indonesia yang turut berperan penting dalam mengoordinasikan fasilitas tersebut.
James Wihardja, CEO Bumame mengatakan, “Kolaborasi kami dengan NGI pada perhelatan KTT G20 ini menandai langkah awal dalam tujuan kami mentransformasi dan memajukan industri layanan kesehatan di Indonesia melalui proses yang inovatif. Manfaat di bidang bioteknologi, genomik, dan whole genome sequencing (WGS) akan membantu Indonesia dalam membangun sistem layanan yang lebih kuat."
Saat ini, Bumame sedang dalam tahap akhir pembangunan fasilitas pengujian genomik swasta yang akan berlokasi di kantor pusat Bumame di TB Simatupang, yang sekaligus akan menjadi rumah bagi para analis dari seluruh negara untuk pelatihan.
Seiring dengan dukungan dari NGI, Bumame berharap dapat mempercepat kemajuan industri dengan menyediakan platform yang berguna untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang berharga bagi para analis.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Heru Dharmadi Wijaya, Direktur Utama Naleya Genomik Indonesia, yang mengatakan, “Inisiatif pembangunan laboratorium temporer pada acara KTT G20 ini menandai awal dari kerja sama panjang kami dengan Bumame, sekaligus sebagai tanda penghormatan kami kepada pemerintah Indonesia. Kerja sama antara NGI dan Bumame merupakan upaya dalam memperkuat industri kesehatan di Indonesia, serta membangun ekosistem kesehatan yang semakin tangguh.”
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
-
Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026
-
Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!
-
Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya
-
Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional
-
Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas
-
Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu
-
Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026
-
Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM