Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir mengunjungi korban gempa Cianjur yang berada di Posko Satgas Bencana BUMN, Kampung Berenuk, Limabangansari, Jumat (25/11/2022). Diketahui hingga saat ini jumlah korban meninggal mencapai 310 orang.
Erick memastikan Kementerian BUMN akan memberi bantuan secara maksimal kepada para korban terdampak gempa.
Erick menyebut, beragam bantuan akan diberikan. Mulai dari logistik hingga alat berat untuk penanganan pascagempa.
"Tidak hanya bantuan pangan, sandang, air bersih, maupun alat berat, kami juga ingin memastikan kesiapan BUMN untuk membantu penanganan pasca bencana dengan pembangunan Puskesmas anti gempa," kata Erick dalam keterangan resminya.
Salah satunya PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membantu melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan kepada korban melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) dari PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa.
SIG bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur dan masuk dalam tim rescue yang membantu melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan kepada para korban, serta memberikan assessment terkait kebutuhan di lokasi bencana.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, SIG berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Satgas BUMN dan pihak terkait lainnya untuk bersinergi dalam penyaluran bantuan agar tersebar merata ke seluruh wilayah dan masyarakat terdampak.
"Hal ini sesuai dengan arahan Menteri BUMN, Erick Thohir kepada perusahaan-perusahaan BUMN untuk hadir memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa," kata Vita.
Tim Satgas BUMN Jawa Barat, Tatang Kusdiana mengatakan, bantuan yang diberikan oleh SIG dan BUMN lain akan ditampung di posko Satgas BUMN, kemudian didistribusikan ke seluruh lokasi terdampak dan operasional dapur umum. Bantuan dari SIG dan BUMN lain diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.
Satgas Bencana BUMN sendiri sudah hadir sejak Senin (21/11/2022) atau sehari setelah gempa. Dari 137 desa terdampak, Posko Satgas Bencana BUMN akan fokus menjangkau 40 desa dalam menyalurkan bantuan berupa makanan, obat-obatan, petugas kesehatan, tenda pengungsian, dan lain-lain yang dibutuhkan.
Satgas Bencana BUMN hingga kini terus mengirimkan bantuan untuk membantu korban gempa dengan mendirikan 3 posko utama, 9 posko bantuan, 4 posko kesehatan, dan 4 dapur umum yang tersebar di berbagai titik wilayah yang terdampak bencana.
Kementerian BUMN juga telah mengkoordinasikan 58 perusahaan plat merah untuk menurunkan 349 relawan dan 61 tenaga kesehatan dalam membantu lebih dari 60.000 pengungsi mendapatkan bantuan dan tempat tinggal sementara.
Tak hanya itu, Satgas Bencana BUMN juga turut mengirim bantuan untuk penanganan infrastruktur pascagempa. Rinciannya 23 unit bantuan genset dan sanitasi, 33 bantuan alat berat, 17 unit ambulans, 2 unit rescue, dan 168 unit tenda.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbaharui data korban meninggal hingga hilang akibat gempa di Kabupaten Cianjur.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan data yang terhimpun hingga Jumat sore, korban meninggal menjadi 310 orang dari sebelumnya dilaporkan 272 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk
-
Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan
-
Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi