Suara.com - Bank Universal BPR resmikan kantor Tangerang yang berlokasi di Jl. Borobudur Blok C2 Tangerang. Kantor ini memiliki nilai sejarah penting bagi Universal BPR karena merupakan salah satu kantor pertama yang didirikan Bank, mulai dari hanya satu ruko kecil hingga sekarang tiga ruko berderet dengan area kompleks sendiri.
Kegiatan peresmian ini diawali dengan ibadah pemberkatan yang dipimpin oleh Romo Kristoforus Lucky Nikasius Pr. (Pastor Kepala Paroki Bintaro) lalu diikuti dengan seremonial pemotongan pita yang diwakili oleh Reyhan Satyahadi (Komisaris), Kaman Siboro (Komisaris Utama) dan Zaenal Arifin (Branch Manager Tangerang).
Turut hadir pula dalam kegiatan peresmian ini Lasti Manihuruk, Thio Usman dan Ronny Loen selaku jajaran direksi Universal BPR.
Peluncuran kantor dengan desain baru merupakan bagian dari strategi community hub, dimana Universal BPR mengoptimalisasi fungsi kantor bukan hanya sebagai tempat bertransaksi, namun juga sebagai area perkumpulan komunitas, asosiasi dan nasabah. Maka dari itu, kantor Tangerang memiliki beberapa ruang serbaguna serta area tunggu bergaya modern yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis acara.
Dalam kata sambutannya, Kaman Siboro mengatakan bahwa pembangunan kantor Tangerang merupakan buah dari kerja keras serta doa seluruh karyawan Universal BPR. Kaman juga berharap keberadaan kantor Tangerang bisa meningkatkan kesejahteraan dan menjadi berkat bagi masyarakat sekitar melalui layanan keuangan yang baik.
"Semoga tempat ini bisa menjadi tempat yang baik, yang selalu memberikan kesejahteraan sehingga kita bisa menjadi contoh dan berkat bagi lingkungan sekitar”, tutur Kaman.
Lebih lanjut Zaenal Arifin juga bersyukur dengan diresmikannya kantor Tangerang.
"Saya pribadi dan teman-teman kantor Tangerang merasa bersyukur karena dapat memperluas kapasitas kantor Tangerang, bukan hanya dari segi fisik kantor namun juga dari segi kompetensi karyawan dan layanan perbankan dari yang sebelumnya fokus hanya ke kredit ritel dengan pangsa pasar tradisional, hingga sekarang masuk ke segmen SME dan komersil" jelas Zaenal.
Sebagai tambahan informasi, saat ini Bank Universal BPR memiliki 12 kantor layanan yang tersebar di Bintaro, Tangerang, BSD, PIK, Bekasi, Tambun, Depok, Bogor, Riau, Pekanbaru, Pontianak hingga Jambi. Hal ini dilakukan dalam rangka memperluas jaringan dan mempermudah Universal BPR dalam melayani dan memenuhi kebutuhan keuangan nasabah di berbagai daerah.
Baca Juga: Petinggi The Fed Terpecah, Kenaikan Suku Bunga Jadi Perdebatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998