Suara.com - CNN telah mengumumkan kepada karyawannya bahwa PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja telah dimulai.
Kepala Eksekutif CNN Chris Licht mengatakan, kondisi sulit sudah terjadi sejak Mei lalu, dimana perusahaan memberikan sebuah memo kepada seluruh karyawannya untuk melakukan proses PHK.
"Sangat sulit untuk mengucapkan selamat tinggal kepada salah satu anggota dari tim CNN, apalagi banyak," kata Chris.
Karyawan di perusahaan dengan cemas bersiap untuk proses PHK sejak Licht memberi tahu mereka.
Licht mengatakan bahwa perusahaan akan memberi tahu karyawan mana saja yang akan terkena PHK.
"Perusahaan akan memberi tahu karyawan yang terkena dampak. Ini akan menjadi waktu yang sulit bagi semua orang,” kata Licht dengan jujur dalam memonya.
CNN menolak untuk mengatakan berapa banyak karyawan yang akan terkena dampak PHK.
PHK terjadi ketika perusahaan media dihantam oleh kondisi ekonomi yang memburuk dan brutal yang telah memukul sektor periklanan. Licht mencatat pada bulan Oktober, ketika dia mengisyaratkan pemotongan besar akan datang, bahwa ada kekhawatiran luas atas prospek ekonomi global.
"Bahwa CNN harus memasukkan risiko itu ke dalam perencanaan jangka panjangnya," kata Licht.
Baca Juga: Marak Perusahaan Teknologi Lakukan PHK, Karena 'Bakar Uang' Terus?
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran Selesai Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Trump Singgung Perang Iran Selesai
-
Tiket KA Lebaran dari Gambir dan Pasar Senen Ludes 625 Ribu, 18 Maret Jadi Tanggal Favorit
-
Pensiunan Didorong Tetap Produktif Lewat Program Pemberdayaan
-
BI Catat Indeks Keyakinan Konsumen Turun pada Februari
-
InJourney Hospitality Kembalikan Operasikan Hotel Bersejarah di Dekat Malioboro
-
Sentuh Rp16.949 per Dolar AS, Rupiah Berpotensi Tertekan jika Konflik Timur Tengah Berlanjut
-
Bahlil Gunakan Jurus B50 dan E20 untuk Hadapi Minyak Dunia yang Mendidih
-
PT TASPEN Imbau Pensiunan Waspada Penipuan, Tegaskan THR Langsung Masuk ke Rekening
-
Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Dipotong, Tapi Belanja Diperketat
-
Purbaya Salahkan Ekonom soal Rupiah Lemah ke Rp 17 Ribu hingga IHSG Jeblok