Suara.com - UKM Sahabat Sandi Pekanbaru mengadakan kegiatan bertajuk "Dari Yang Muda Untuk Ibu" dalam rangka menyemarakkan Hari Ibu. Pada kegiatan tersebut diramaikan dengan berbagai lomba yaitu lomba fashion show batik anak dan ibu, merangkai buah, dan stand UMKM terbaik. Turut hadir pula Ibu Walikota Pekanbaru, perwakilan dari DPD RI, dan Camat - camat setempat.
"Memperingati hari ibu nasional, kita adakan fashion show batik anak dan ibu, pagelaran batik buatan anak-anak milenial, perlombaan merangkai buah, perlombaan stand bazar terbaik, kita adakan itu semua untuk menambah semangat mereka," kata Awalia Rahman, Ketua UKM Sahabat Sandi Pekanbaru.
Dalam kegiatan di Hari Ibu itu Awalia ingin menggambarkan betapa hebatnya seorang Ibu dalam menjalankan perannya dan melihat kedekatan yang terjalin antara ibu dan anak. Maka dari itu, UKM Sahabat Sandi Pekanbaru memeriahkan acara dengan fashion show bernuansa batik antara ibu dan anak.
"Ingin menggambarkan betapa hebatnya seorang ibu, boleh dikatakan ibu itu malaikat tanpa sayap. Selain itu, ingin menggambarkan kedekatan anak bersama ibu. Disini anak-anak milenial membuat batik, dan mempersembahkan nuansa batik itu kapada ibunya," ungkap Awalia.
Selain lomba fashion show, lomba stand bazar UMKM juga menjadi daya tarik tersendiri. Selaras dengan program Sandiaga Uno yang ingin membangkitkan perekonomian masyarakat Indonesia, UKM Sahabat Sandi Pekanbaru memberikan wadah kepada para UMKM untuk memperjuangan dan membangkitkan ekonomi mereka.
"Kita adakan juga stand bazar UMKM Sahabat Sandi, bagaimana ibu-ibu memperjuangkan ekonomi mereka untuk menambah income-nya, karena Pak Sandi kan ingin perekonomian masyarakat naik jadi kita kasih wadahnya untuk UMKM, itulah perjuangan para UMKM dimasa seperti ini," kata Awalia.
Sementara itu peserta lomba fashion show Neneng, sebagai anak mengungkapkan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk mengasah kekompakan antara ibu dan anak. Kedekatan ia dengan ibunya lebih terjalin setelah mengikuti lomba fashion show.
"Kedekatan saya dengan mama saya setelah lomba ini jadi sangat dekat, ibu itu rela berjuang melakukan apapun agar anaknya bahagia, tidak pernah kenal lelah," kata Neneng.
Baca Juga: Pasukan Pembangkit Ekonomi Nusantara
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!