Suara.com - ByteDance, perusahaan induk sosial media TikTok dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK. Sebanyak, ratusan karyawan di berbagai departemen terkena PHK.
Seperti dilansir South China Morning Post, kabar ini dicetuskan oleh dua sumber yang menyebut PHK dilakukan sebagai upaya perusahaan untuk merampingkan operasi.
Menurut sumber tersebut, upaya perampingan itu memengaruhi karyawan di Douyin, TikTok versi China dengan 600 juta pengguna aktif harian, serta operasi game dan real estatnya.
Adapun, PHK di ByteDance pertama kali dilaporkan oleh outlet media China Jiemian. Departemen kolaborasi ByteDance diketahui yang paling banyak terkena PHK dengan 10% karyawan didepartemen itu.
Sayangnya, sampai saat ini ByteDance menolak berkomentar.
Sumber juga menyatakan, bagi karyawan yang di-PHK akan diberi kompensasi berdasarkan jumlah tahun masa kerja serta ditambah gaji satu bulan.
Untuk diketahui, ByteDance menghadapi tahun yang penuh tantangan karena TikTok dilarang penggunaannya di lingkungan pemerintah federal AS. Sementara setidaknya 19 negara bagian telah memblokirnya dari perangkat yang dikelola negara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB
-
BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!
-
Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah
-
Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
-
Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026
-
Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!
-
Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya
-
Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional