Suara.com - PT Duta Abadi Primantara (DAP) berkomitmen untuk terus mengembangkan kemampuan karyawan melalui DAP Learning Center. Karyawan merupakan bagian penting dari perjalanan DAP selama ini, sehingga DAP Learning Center merupakan wujud komitmen DAP kepada karyawan.
DAP Learning Center diresmikan oleh President Director DAP, Anthony Setiawan, pada akhir Desember di Plaza Semanggi Lt.3, Jakarta Selatan. Ini merupakan lokasi pertama DAP Learning Center, kedepannya secara bertahap DAP Learning Center akan dibuka di kota-kota lainnya sebagai komitmen DAP untuk terus bertumbuh.
Sales & Marketing Director DAP, Aria Hermawan mengungkapkan bahwa kehadiran DAP Learning Center bertujuan untuk meningkatkan standar pengembangan dan pembelajaran karyawan, mengembangkan skill dan knowledge karyawan, serta memfasilitasi proses pembelajaran yang lebih massif dan intens.
“DAP Learning Center merupakan wujud komitmen management dalam mengelola SDM, karyawan tidak hanya sebagai orang yang bekerja tapi juga keluarga yang perlu terus dikembangkan agar selalu relevan dengan kebutuhan bisnis,” ujar Aria.
Seluruh karyawan DAP hingga level eksekutif akan diberikan pelatihan di DAP Learning Center. Pemateri di DAP Learning Center akan menyesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran.
Selain internal tim Learning DAP, proses pelatihan juga diberikan dari pihak principal masing-masing brand eksklusif DAP. Selain itu, DAP juga bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan knowledge dan skill bagi karyawan.
Saat ini seluruh bisnis DAP sesuai dengan ISO 9001 2015. Sertifikasi ISO 9001 2015 adalah standar bertaraf internasional di bidang sistem manajemen mutu. Jika perusahaan telah mendapatkan sertifikasi tersebut, dapat dikatakan telah sesuai dan memenuhi persyaratan internasional dalam hal manajemen mutu.
Perusahaan yang telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001 dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan konsumen, memotivasi karyawan, dan menciptakan budaya perbaikan secara berkelanjutan.
Berdasarkan hal tersebut, seluruh pelatihan di DAP Learning Center mengacu pada standar mutu ISO 9001 2015, sehingga proses pembelajaran di DAP Learning Center juga dilakukan dalam rangka meningkatkan skill dan knowledge karyawan sesuai standar mutu ISO 9001 2015.
Baca Juga: 4 Aturan Terbaru Perppu Cipta Kerja yang Jadi Sorotan, Jumlah Libur per Minggu hingga Pesangon PHK
Setiap karyawan DAP akan memiliki kurikulum pembelajarannya sesuai dengan kebutuhan skill dan knowledge jabatan masing-masing. Sebagai contoh, kurikulum yang diberikan untuk Sales Promotion Team adalah Salesmanship & Excellence Service sedangkan untuk level eksekutif akan diberikan kurikulum Leadership & People Management.
Proses pelatihan dilakukan dengan beberapa metode, antara lain seminar, games, group discussion, analisa masalah, dan lain-lain. Pelatihan dilakukan dua arah antara peserta dan pemateri agar setiap peserta memiliki ruang untuk diskusi dan berpendapat. Terdapat empat hingga lima kelas pelatihan dalam satu bulan, masing-masing kelas belangsung selama dua sampai tiga hari.
Sebagai wadah pengembangan karyawan, DAP Learning Center tidak hanya melakukan proses pelatihan, namun juga membangun sebuah sistem dan infrastruktur yang dapat memetakan dan memfasilitasi pelatihan yang dibutuhkan setiap karyawan DAP.
“Kami berharap dengan hadirnya DAP Learning Center, DAP dapat terus menjadi market leader di industri bedding serta selalu memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan melalui karyawan-karyawan terbaik yang kami miliki. Selain itu, kami juga berharap karyawan DAP menjadi lebih semangat dan termotivasi untuk terus belajar dan mengembangkan diri”, tutup Jeffrey Pratama, Head of Human Capital Management DAP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik