Suara.com - Dukungan kepada kandidat pasangan calon presiden (capres) Ganjar Pranowo dan calon wakil presiden (cawapres) Erick Thohir terus mengali dari masyarakat Indonesia. Berdasarkan survei nasional terbaru dari Indikator Politik Indonesia duet kepala daerah dan menteri ini bahkan terekam mengalami peningkatan elektabilitas dari survei sebelumnya.
Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi menyatakan peningkatan elektabilitas tersebut tidak lepas dari dukungan yang diberikan oleh para simpatisan Presiden Jokowi dan PDI Perjuangan.
“Basis dukungan terhadap Ganjar-Erick berasal dari publik yang puas terhadap kinerja pemerintah saat ini, terutama dari basis PDI Perjuangan,” terang Burhanuddin saat acara Rilis Indikator: Kinerja Presiden, Elektabilitas Bakal Capres dan Partai Jelang 2024 periode 1 – 6 Desember 2022 secara daring.
Dalam temuan Indikator duet Ganjar – Erick menjadi pasangan terkuat dalam simulasi Pilpres 2024. Pasangan ini juga mengalami peningkatan elektabilitas sebesar 4,6 persen dari hasil survei sebelumnya.
Dari bulan November hingga Desember 2022, terekam angka elektabilitas Ganjar – Erick meningkat dari 30,4 persen menjadi 35,4 persen. Angka elektabilitas keduanya tidak terkalahkan dalam empat simulasi Pilpres 2024 yang dilakukan oleh Indikator.
Elektabilitas keduanya berhasil mengungguli berbagai skema pasangan, mulai dari Anies Baswedan – Agus Harimurti Yudhoyono, Prabowo Subianto – Puan Maharani, Anies Baswedan – Khofifah Indar Parawansa dan Prabowo Subianto – Bahlil Lahadalia.
Elektabilitas tertinggi diraih Ganjar – Erick ketika berhadapan dengan pasangan Anies – Khofifah dan Prabowo – Bahlil. Duet Ganjar – Erick terekam memiliki elektabilitas hampir menyentuh angka 40 persen yakni di angka 39,7 persen.
Sedangkan Anies – Khofifah dan Prabowo – Bahlil hanya di angka 27,4 persen serta 20,4 persen.
“Ketika elektabilitas Ganjar naik di bulan Desember, elektabilitas pasangan Ganjar – Erick itu juga naik,” pungkas Burhanuddin.
Berita Terkait
-
Tak Terima Elektabilitas AHY Diejek Makin Keok, Elite Demokrat Beberkan Data Survei Terbaru: Baca Nih!
-
Anies Makin 'Terjun Bebas', Ganjar dan Prabowo Kini Kecipratan Wangi Kepuasan Publik ke Jokowi Naik
-
Puan Terancam Sulit Maju Pilpres Gegara Kurang Jadi Politisi, Ray Rangkuti: Pilihan Realistis PDIP Itu Ganjar
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang