Suara.com - Anak mafia narkoba Meksiko, Joaquin 'El Chapo' Guzman, Ovidio Guzman, bikin heboh di negara Meksiko. Pasalnya, dia memicu bentrokan antara tentara dan kriminal uang akhirnya ditangkap.
Peristiwa itu membuat 39 orang yang terdiri dari 10 tentara dan 19 tersangka kriminal tewas di tempat.
Ovidio ditangkap karena, diduga melanjutkan operasi kartel narkoba ayahnya sejak El Chapo ditangkap dan diekstradisi ke Amerika Serikat pada 2017.
Terlepas dari hal tersebut, El Chapo merupakan salah satu gembong narkoba yang paling kaya. Mengutip dari New York Times, ia memiliki banyak harta kekayaan mulai dari yacht, armada Learjet, dan kebun binatang pribadi.
Selama jadi pengedar, El Chapo telah menjual sekitar 600 ribu kg kokain dengan nilai USD 11 miliar, Heroin 420 ribu kg dengan nilai USD 11 juta, dan 420 ribu kg ganja dengan nilai USD 846 juta.
El Chapo diketahui juga memiliki enam rumah mewah yang telah disita pemerintah. Kemudian, tiga rumah dari enam rumah dilelang oleh pemerintah yang masing-masing terjual USD 107.530, USD, 64.585, dan USD 55.725.
El Chapo Guzman juga masuk dalam daftar orang terkaya di dunia versi majalah Forbes, dan kemudian pada tahun 2012 terlempar dari daftar tersebut.
Kekayaan El Chapo pada tahun 2012 ditaksir sebesar USD 1 miliar atau Rp 15,5 triliun dengan asumsi kurs Rp 15.630. Akan tetapi, Forbes menyebut, kekayaan El Chapo tidak gampang dilacak dan diketahui.
Baca Juga: Ketemu di Semifinal AFF, Adu Harta Kekayaan Orang Indonesia vs Vietnam
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru
-
Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain
-
Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah
-
Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau
-
Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!
-
Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah
-
RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru
-
BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026
-
Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama