Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terima penghargaan Pelaksanaan Program Prioritas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, atas dukungan penyediaan rumah layak huni (RLH) bagi masyarakat kurang mampu di Kota Bontang.
Penghargaan diterima Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman, dari Gubernur Kaltim Isran Noor pada peringatan HUT Ke-66 tahun Provinsi Kaltim, di Plenary Hall Sempaja Samarinda.
Diungkapkan Qomaruzzaman, bantuan pembangunan rumah layak huni direalisasikan Pupuk Kaltim sebanyak 18 unit yang tersebar di 15 Kelurahan Kota Bontang pada 2022 lalu. Bantuan ini sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemerintah, utamanya dalam penanggulangan kemiskinan melalui hunian layak guna mendorong kesejahteraan masyarakat.
"Realisasi bantuan ini khusus diperuntukkan Pupuk Kaltim bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Bontang, sebagai wujud dukungan terhadap langkah Pemprov Kaltim dalam penyediaan rumah layak huni melalui program TJSL perusahaan," ujar Qomaruzzaman.
Dikatakannya, program ini sejalan dengan misi Pupuk Kaltim untuk memberi manfaat optimum bagi masyarakat sekitar perusahaan maupun Indonesia. Sekaligus implementasi peran perusahaan sebagai agen pembangunan sesuai amanat Kementerian BUMN, dengan realisasi TJSL secara terarah dan berkesinambungan.
Terlebih Pupuk Kaltim sebagai perusahaan yang berdiri dan berkembang di Bontang harus memprioritaskan kebutuhan warga Kota Taman, mengingat program RLH Pemprov Kaltim tersebar di seluruh Kabupaten Kota Kalimantan Timur.
“Melalui program ini, masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Bontang bisa terfasilitasi untuk mendapatkan rumah layak huni melalui manfaat TJSL Pupuk Kaltim, sehingga kualitas maupun produktivitas hidup masyarakat makin baik kedepannya," terang Qomaruzzaman.
Dirinya pun menegaskan Pupuk Kaltim akan terus berupaya mendorong peningkatan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat, sekaligus pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial di Kota Bontang dengan meningkatkan kontribusi di segala bidang. Begitu pula dengan berbagai program yang digagas Pemerintah, Pupuk Kaltim siap berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan kemandirian masyarakat secara optimal.
"Kedepan Pupuk Kaltim akan terus berbuat sekaligus mengambil peran di masyarakat, agar kontribusi dan manfaat perusahaan makin berdampak signifikan terhadap pembangunan di Kalimantan Timur," tambah Qomaruzzaman.
Baca Juga: Pupuk Kaltim Mulai Bangun Kawasan Industri Pupuk di Fakfak Papua Barat
Gubernur Kaltim Isran Noor, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pupuk Kaltim bersama perusahaan lainnya di Benua Etam dalam mendukung realisasi program rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurut dia, rumah layak huni adalah salah satu program prioritas Pemprov Kaltim dalam menurunkan angka kemiskinan. Sebab dari beberapa indikator penilaian, tingkat kemiskinan bisa turun jika masyarakat memiliki rumah hunian yang layak.
"Terima kasih kepada seluruh perusahaan yang telah berkontribusi dan mendukung pembangunan rumah layak huni untuk masyarakat Kaltim. Semoga kedepan bisa lebih banyak lagi yang di bangun melalui kolaborasi perusahaan BUMN, BUMD maupun swasta melalui program TJSL masing-masing," kata Isran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi