Suara.com - Sebanyak 2 (dua) unit kapal wisata bottom glass dari Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut saat ini berada di Pelabuhan Likupang Sulawesi Utara.
Keberadaan 2 (dua) kapal wisata bottom glass tersebut merupakan bentuk dukungan sarana pariwisata dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terhadap Konektivitas Destinasi Wisata Super Prioritas di wilayah Sulawesi Utara.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha mengatakan bahwa Kapal Wisata bottom glass merupakan jenis kapal yang dibangun pertama kali oleh putra putri terbaik bangsa indonesia yang dilengkapi dengan kaca pada bagian bawah kapal sehingga wisatawan bisa menikmati pemandangan bawah air.
"Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah membangun 4 (empat) unit kapal wisata bottom glass yang telah selesai pembangunannya pada tahun 2022, 2 (dua) unit ditempatkan di Labuan Bajo dan 2 (dua) unit lagi ditempatkan di Likupang yang saat ini masih proses hibah ke Pemerintah Daerah," jelas Dirjen Arif.
Sementara itu, Kepala UPP Kelas III Likupang Moh Qowi mengatakan Presiden Joko Widodo saat ini sedang melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara.
Adapun Presiden Joko Widodo usai meresmikan Bendungan Kuwil di Minahasa Utara kemarin (19/1), juga berkunjung ke Pelabuhan Likupang. Presiden Joko Widodo berkesempatan melihat dan naik ke kapal wisata bottom glass serta memberikan apresiasi atas kondisi kapal wisata tersebut yang terawat dengan baik dan bersih.
“Saat ke Pelabuhan Likupang kemarin (19/1), Presiden Joko Widodo menaiki Kapal Wisata Bottom Glass, beliau mengapresiasi karena kapal terawat dengan baik dan kebersihannya terjaga,” ujar Qowi.
Lebih lanjut Qowi mengatakan sesuai agenda, saat kunjungan Presiden ke Taman Wisata Nasional Bunaken pada hari ini 20 Januari 2023, Kapal Wisata Bottom Glass yang akan dipergunakan adalah kapal Bottom Glass Nirmala Bahari 1.
“Kapal Wisata Bottom Glass Nirmala Bahari 1 diberangkatkan menuju Taman Wisata Nasional Bunaken untuk dipergunakan Bapak Presiden dalam kunjungan kerja di Pulau Bunaken pada Jumat, 20 Januari 2023,” ujar Qowi.
Baca Juga: Setelah Bandara Halim Perdanakusuma, Giliran Bandara Komodo Atap Terminalnya Bocor
Disaat yang sama Qowi mengatakan, Presiden juga mengapresiasi kinerja Kementerian Perhubungan yang telah melakukan pengembangan pelabuhan di Likupang dalam rangka mendukung program Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
“Bapak Presiden juga mengapresiasi kinerja Kementerian Perhubungan yang telah melakukan pengembangan fasilitas Pelabuhan Likupang dalam mendukung DPSP Likupang yang dimana saat ini masih dalam tahap pengembangan dan direncanakan akan selesai pada Tahun Anggaran 2023,” tutup Qowi.
Sebagai informasi, Kapal wisata bottom glass memiliki panjang kapal 23,1 meter yang dilengkapi dengan kaca pada bagian bawah dan dapat menampung 44 orang dan 7 anak buah kapal (ABK).
Hadir mendampingi Presiden Joko Widodo di Pelabuhan Likupang adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Bupati Kabupaten Minahasa Utara Joune, Kepala Kantor UPP Kelas III Likupang Moh Qowi dan Sekretaris Daerah Novly Wowiling.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta