Suara.com - Besaran gaji menjadi salah satu tolok ukur kesejahteraan di kalangan kelas pekerja. Dengan demikian, bisa dipastikan negara dengan gaji paling rendah penduduknya juga akan memperoleh taraf kesejahteraan yang rendah.
Negara-negara tersebut rata-rata berada di Benua Afrika. Akibatnya, mereka tak hanya memikul beban ketenagakerjaan, tetapi juga kesehatan, pendidikan, dan gizi.
Berikut ini adalah beberapa contoh negara di Afrika dengan gaji paling rendah.
1. Uganda
Uganda memang seringkali menyandang predikat sebagai negara termiskin di dunia. Meski demikian, Uganda sempat menjadi destinasi favorit para wisatawan dunia karena keramahan penduduknya.
Sebagai negara termiskin, tak heran upah minimum yang diperoleh oleh warga Uganda pun sangat rendah yakni sebesar 95 dolar Amerika Serikat atau Rp1,3 juta. Artinya, dalam sebulan penduduk di Uganda hanya mendapatkan upah minimum sebesar Rp 100.000.
2. Sierra Leone
Sierra Leone merupakan negara miskin yang terletak di Afrika Barat. Di balik kekayaan alam yang berlimpah sebagai salah satu negara yang kaya akan berlian, kehidupan di Sierra Leone jauh dari kata Makmur.
Sekitar 70 persen warga di negara ini hidup di bawah garis kemiskinan. Upah minimum yang mereka dapatkan setiap tahunnya hanya sebesar 211 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp3 juta. Artinya dalam sebulan mereka Cuma mendapatkan penghasilan sebesar Rp 250.000 saja.
Baca Juga: Miris, Dedi Mulyadi Ungkap 14 Tahun Jadi Guru Honorer di Purwakarta Cuma Digaji Rp450 Ribu per Bulan
3. Tajikistan
Tajjikistan merupakan salah satu negara yang berada di Asia. Negara yang berdekatan dengan Afghanistan dan China ini ternyata masih memiliki upah minimum yang sangat rendah.
Bayangkan, dalam setahun upah minimum Tajikistan hanya 477 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp6,7 juta. Artinya, dalam sebulan warga di Tajikistan hanya mendapatkan penghasilan rata-rata sebesar Rp500.000. Standar upah di negara ini pun sudah tidak berubah sejak 2013 silam.
4. Uzbekistan
Uzbekistan yang merupakan negara pecahan dari Uni Soviet ini memiliki upah minimum yang cukup rendah. Padahal, negara ini dulunya menjadi salah satyu negara terpenting di dunia yang menghubungkan perdagangan antara Eropa dan Asia, bahkan menjadi pelabuhan tersibuk pada masanya.
Meski demikian, kini warga di Uzbekistan hanya memperoleh upah minimum sebesar 490 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp6,9 juta. Artinya, upah minimum di negara ini hanya sebesar Rp575.000, tidak berbeda jauh dengan negara Tajikistan.
Berita Terkait
-
Cristiano Ronaldo Dikabarkan Buka Lowongan Tukang Masak, Gaji Rp 84,2 Juta
-
6 Keuntungan Honorer Lulus PPPK, Tak Cuma Gaji dan Tunjangan, Banyak Bonus!
-
Lulus Tahap Seleksi Administrasi PPPK 2022, Yuk Ketahui Berapa Besaran Gajinya
-
Sudah Lolos Seleksi Administrasi, Cek Gaji PPPK 2022 Terbaru Biar Nggak Nyesel
-
Miris, Dedi Mulyadi Ungkap 14 Tahun Jadi Guru Honorer di Purwakarta Cuma Digaji Rp450 Ribu per Bulan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!