Suara.com - Menteri BUMN, Erick Thohir mengangkat Agus Heru Darjono, Corporate Strategic Initiative Director PT Darya-Varia Labotaria untuk menduduki posisi Direktur Utama PT Indofarma Tbk (INAF). Penunjukan Agus tersebut diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar perseroan, Senin (30/1/2023).
“Masa jabatan Agus Heru Darjono akan sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan serta tanpa mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikansewaktu-waktu,” tulis perseroan dalam keterangan resminya.
Adapun, Agus menggantikan Arief Pramuhanto yang telah habis masa jabatannya. Perseroan pun mengucapkan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikirannya selama memangku jabatan tersebut.
Dengan adanya pemberhentian dan pengangkatan anggota Direksi/anggota Dewan Komisaris Perseroan, maka susunan Dewan Komisaris dan Direksi menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Laksono Trisnantoro
Komisaris : Didi Agus Mintadi
Komisaris Independen : Teddy Wibisana
Komisaris Independen : Achmad Ghufron Siradj
Baca Juga: Bio Farma Gandeng MSD Produksi Vaksin HPV di Indonesia
Direksi
Direktur Utama : Agus Heru Darjono
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Sumber Daya Manusia : Ariesta Krisnawan
Direktur Produksi dan Supply Chain : Jejen Nugraha
Direktur Sales dan Marketing : Kamelia Faisal
Selain itu, RUPSLB Perseroan juga memutuskan Pengukuhan Pemberlakuan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor: PER-5/MBU/09/2022 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Badan Usaha Milik Negara dan perubahan- perubahannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026