Suara.com - PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) mendapatkan Sertifikat ISO 37001:2016 yang diterbitkan oleh PT. BSI Group Indonesia selaku Lembaga Sertifikasi setelah menjalani serangkaian proses audit sertifikasi yang sesuai dengan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar internasional dengan ruang lingkup Sistem Manajemen Pengadaan Barang dan Jasa di Divisi Logistik Kantor Pusat, terhitung efektif mulai tanggal 29 Desember 2022.
Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh pekerja PT. BRI Asuransi Indonesia telah berkomitmen menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme sejak diselenggarakan Kick Off Meeting pada tanggal 18 April 2022 di Menara BRIlian.
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) diimplementasikan dalam rangka penerapan pencegahan suap dan korupsi di Perusahaan, serta menerapkan budaya kejujuran, transparansi, keterbukaan dan kepatuhan hukum sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan Tata Kelola Perusahaan yang baik, bersih dan sehat.
Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dilakukan dengan mengadopsi kebijakan anti penyuapan, penunjukkan Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan, penilaian risiko terhadap proyek dan rekan bisnis (vendor), penerapan kontrol finansial, serta pelaporan dan investigasi.
Mendapatkan Sertifikasi ISO 37001:2016 merupakan tonggak penting bagi BRINS untuk selalu mengedepankan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance “GCG”) dalam menjalankan seluruh aktivitas perusahaan. Sertifikasi yang didapatkan oleh BRINS adalah bukti nyata atas kesadaran seluruh Sobat BRINS dalam mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
“BRINS berhasil menambah pengakuan internasional dengan adanya sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang terakreditasi, penilaiannya dilakukan oleh pihak eksternal agar lebih terpercaya dan diakui oleh negara-negara,” ujar Heri Supriyadi selaku Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRINS.
Heri juga mengungkapkan sertifikasi yang sudah didapatkan BRINS ini menjadi tantangan kedepannya untuk selalu menerapkan, membangun, memelihara, dan meningkatkan program kepatuhan anti penyuapan dalam lingkungan kerja.
Selain itu, keberhasilan BRINS dalam meraih sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) diharapkan dapat menambah nilai kepercayaan para pemangku kepentingan (stakeholders) yang selaras dengan visi BRINS untuk menjadi The Most Trusted Partner for Reliable Protection Solution.
Baca Juga: Banjir Rendam Kota Semarang, 100 KK Dapat Bantuan Sembako
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok