Suara.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian atau Kemenko Perekonomian membuka kesempatan bagi masyarakat umum berkarir di lingkup pemerintahan dengan membuka lowongan kerja. Terdaoat tiga lowongan kerja non-PNS melalui Pengadaan Jasa Tenaga Pendukung Gelombang II.
Mengutip situs resmi Kementerian, tiga lowongan kerja itu untuk tenaga pendukung di berbagai sektor. Adapun, berikut syarat dan ketentuan untuk melamar lowongan kerja tersebut:
Tenaga Pendukung Teknis Prasarana dan Sarana Pangan dan Agribisnis (Kode: G2-D2-01)
Kriteria:
- Pria/Wanita, usia minimal 21 tahun dan maksimal 30 tahun
- Pendidikan S1 Program Studi Agribisnis
- Lulusan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Terakreditasi A dengan IPK minimal 3,00 (skala 4.00)
- Mampu berbahasa inggris dengan baik dan memiliki score TOEFL minimal 500
- Mahir mengoperasikan Microsoft Office, menyusun dan membuat bahan paparan dengan Microsoft Powerpoint, dan membuat konten informasi di media sosial
- Memiliki kemampuan bekerja dalam tim dengan baik.
Gaji per bulan Rp 5.500.000.
Tenaga Pendukung Teknis Analisis Spasial Daya Dukung Lingkungan (Kode: G2-D6-02)
Kriteria:
- Pria/Wanita, usia minimal 21 tahun dan maksimal 35
- Pendidikan S1 Jurusan Geografi/Geografi Lingkungan/Kartografi dan Penginderaan Jauh/ Geodesi
- Lulusan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Terakreditasi dengan IPK minimal 3,00 (skala 4.00)
- Mampu mengoperasikan Aplikasi Pemetaan (ArcGIS/QGIS/aplikasi GIS Lainnya)
- Memiliki kemampuan pengolahan data geospasial
- Memahami konsep daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup
- Mampu berkomunikasi dengan baik dan mampu bekerjasama dalam Tim.
Gaji per bulan Rp 5.750.000.
Tenaga Pendukung Teknis Pengembangan Sistem Informasi (Kode: G2-D6-03)
Baca Juga: Perluas Jaringan Bisnis Global, PTPN III Gandeng Mitra Strategis dari Korsel
Kriteria:
- Pria/Wanita, usia minimal 21 tahun dan maksimal 35 tahun
- Pendidikan minimal S1 Jurusan Teknik Informatika/Teknologi Informasi/Sistem Informasi/Ilmu Komputer
- Lulusan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Terakreditasi dengan IPK minimal 3,00 (skala 4.00)
- Memiliki kemampuan dalam pembuatan dan pemeliharaan database
- Memiliki kemampuan dalam membuat Sistem berbasis website atau pengembangan perangkat lunak
- Memiliki kemampuan back up / recovery data security system (menjadi nilai tambah)
- Mampu berkomunikasi dengan baik dan mampu bekerjasama dalam Tim.
Gaji per bulan Rp 5.750.000.
Bagi Anda yang berminta untuk mendaftar, bisa melakukan pendaftaran online melalui https://rekrutmentp.ekon.go.id/ paling lambat tanggal 20 Februari 2023 pukul 16.00 WIB. Para pelamar juga diwahibkan untuk melampirkan foto dan CV atau Daftar Riwayat Hidup, kemudian diupload dalam satu file melalui situs tersebut di atas.
Sementara, hasil seleksi administrasi akan diumumkan lewar website di atas pada tanggal 22 - 23 Februari 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri