Suara.com - Sejumlah pemain batu bara di Indonesia tengah meningkatkan produksi seiring geliat harga komoditas. Kondisi demikian turut mengerek bisnis produsen alat berat. Pasalnya, untuk menggenjot produksi tambang, perusahaan membutuhkan ketersediaan alat berat dan komponen suku cadang.
Vice President Guangxi Liugong Machinery Ltd, Luo Guobing mengatakan, pihaknya melakukan penetrasi bisnis dengan meluncurkan fasilitas Component Rebuilt Center (CRC) di Balikpapan, Kalimantan Selatan, yang merupakan sentra penghasil batu bara di Indonesia. Peresmian fasilitas yang dilakukan melalui kerja sama antara Liugong Machinery Indonesia dengan Intraco Penta Tbk itu, diyakini bakal menunjang purna jual alat berat.
"Sektor pertambangan saat ini sedang menggeliat, dan berkontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi. Ini perlu terus didukung agar dapat semakin meningkat kontribusinya, termasuk dengan penyediaan layanan purna jual yang memadai,” ungkap Guobing yang dikutip Jumat (3/3/2023).
Menurutnya, kehadiran fasilitas CRC akan menjawab kebutuhan pelaku usaha pertambangan. Jika terjadi gangguan pada alat, tidak perlu menunggu unit baru atau suku cadang baru. Namun, bisa memanfaatkan alat yang ada.
"Caranya dengan mengganti komponen rusak dengan komponen rekondisi. Para pelaku usaha tambang dapat memilih untuk memperbaiki komponennya, atau menukar dengan komponen rekondisi agar meminimalkan downtime mesin, meningkatkan produktivitas mesin, dan menghemat biaya,” ujar dia.
Presiden Direktur Liugong Indonesia, Levi Lin menambahkan, pihaknya akan menyediakan komponen standar hasil rekondisi yang sudah di remanufaktur layaknya produk baru.
Adapun komponen yang rusak nantinya diproses kembali menjadi produk rekondisi lagi. Dengan strategi demikian, para penambang bisa lebih efisien untuk mengatasi masalah pada alat berat, baik secara waktu maupun biaya.
"Sebelumnya kami sudah meluncurkan parts distribution center dan services center, dan sekarang fasilitas CRC ini. Kita terus meningkatkan kapasitas di Indonesia, mulai dari kapasitas produk hingga pelayanan purna jual. Tujuannya untuk mendukung geliat pertambangan di Indonesia," beber Levi.
Hal senada disampaikan Chief Executive Officer Intraco, Petrus Halim. Menurutnya, Intraco menjalankan program penggantian komponen rekondisi sudah sejak lama, yang disebut dengan program exchange.
Baca Juga: Longsor di Nagan Raya, Enam Alat Berat Dikerahkan Cari Korban yang Tertimbun
"Program exchange itu menegaskan tentang kolaborasi. Mesin pelanggan kita copot diganti dengan komponen rekondisi. Lalu mesin tersebut kita bangun ulang untuk dipasang di alat milik pelanggan lainnya. Kita tukar-tukaran, kolaborasi saling bantu," jelas Petrus.
Untuk memastikan alat rekondisi tersebut tetap bisa beroperasi sesuai harapan, Intraco punya alat pengujian dynotest. Mesin yang sedang diperbaiki akan diuji coba terlebih dahulu dengan beban tertentu. Sehingga mesin dijamin siap pakai sebelum terjun di tambang.
"Kita berupaya mendukung keberlanjutan operasional perusahaan tambang. Banyak produsen Tiongkok main alat berat, tapi tidak banyak yang mengerti soal layanan purna jual. Fasilitas CRC ini akan menjadi garansi, yang dalam jangka panjang akan membuat nilai after sales Liugong naik." pungkas Petrus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya