Suara.com - Komunitas Nelayan Pesisir Dukung Ganjar Sumsel mengunjungi nelayan di Desa Muara Batun, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Kedatangan para sukarelawan ini disambut sekitar 152 nelayan di desa itu.
Koordinator Nelayan Pesisir Dukung Ganjar Provinsi Sumsel Heldi Bagja mengatakan kedatangan sukarelawan khusus untuk bersilaturahmi dan membawa bantuan.
"Kalau sudah saling kenal maka segala urusan ke depan Insyaallah lancar. Kami senang sekali karena warga menyambut kami dengan antusias," ujar Heldi.
Dalam kunjungan ini para sukarelawan membawa bantuan untuk nelayan berupa bubu ikan, tajur pancing,dan jaring ikan. Selain itu, sukarelawan juga membawa bibit ikan untuk disebar di sungai.
"Pelepasan Bibit ikan ke sungai sangat penting karena yang kita pikirkan bukan hanya menangkap ikan di sungai akan tetapi kita juga harus menjaga ekosistem kelestarian ikan di sungai. Saya berharap bantuan alat tangkap ikan ke nelayan ini dapat digunakan dan bermanfaat sehingga dapat untuk kebutuhan sehari-hari," sambungnya.
Selain itu, sukarelawan juga mengenalkan sosok Ganjar Pranowo pada para nelayan. Sukarelawan juga minta doa restu dan dukungan untuk Ganjar bisa menjadi pemimpin yang amanah bagi semuanya.
Pada kesempatan yang sama, Agil perwakilan dari nelayan Desa Muara Batun mengapresiasi kedatangan para sukarelawan beserta bantuan yang diberikan.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada komunitas nelayan pesisir Dukung Ganjar Pranowo Provinsi Sumatera Selatan yang telha memperhatikan nelayan di desa kami dengan silaturahmi dan membawa bantuan kepada nelayan di sini," ujar Agil.
Dia mengatakan para nelayan siap memberikan dukungan untuk kepemimpinan Ganjar Pranowo ke depan apalagi warga setempat sudah mengetahui melalui media massa tentang sosok Gubernur Jateng yang pekerja keras tersebut.
"Jadi dari televisi dan media sosial kami tahu tentang Pak Ganjar. Keseharian Pak Ganjar ternyata ado nian Pak Ganjar galakkan bantu-bantu warga," tuturnya berbahasa daerah setempat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara