Suara.com - Sukarelawan Srikandi Ganjar DIY berkolaborasi dengan Warna-Warna Studio mengadakan Workshop Ecoprint.
Koordinator Srikandi Ganjar Yogyakarta Herawati mengatakan kegiatan ecoprinting ini sebagai salah satu langkah nyata komunitasnya untuk mengajak masyarakat menyelamatkan lingkungan.
"Eco Printing bisa dijadikan sebagai salah satu alternative cara untuk mengurangi kerusakan lingkungan dan ekosistem akibat limbah kimia pabrik tekstil," ujar Herawati.
Dia berharap Ecoprint ini bisa menjadi ide milenial membuka bisnis baru.
Hal ini karena Ecoprint sangat mudah dikerjakan dan hasil produknya bervariasi.
Di sela kegiatan, Srikandi Ganjar DIY juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo yang merupakan panutan milenial muda.
Ekayanti, salah satu milenial yang mengikuti kegiatan itu mengaku sangat bersyukur mendapat keahlian baru.
Dia berharap Srikandi Ganjar DIY akan menggelar kegiatan-kegiatan positif serupa lainnya di masa mendatang.
"Belajar ecoprinting selain menambah skill baru, kami jadi bisa membantu mencegah kerusakan lingkungan di masyarakat," pungkas Ekayanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Perusahaan Global Berebut Proyek Energi Hijau Indonesia, Saham-saham Ini Ikut Menguat
-
Prospek Properti Negara Tetangga dan Proyeksi Pasar Global Tahun 2026
-
Purbaya Mengaku Belum Diajak Bicara Istana soal Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN
-
Apindo Berharap Perjanjian Dagang RI-AS Pangkas Tarif Industri Padat Karya
-
PNM Raih Apresiasi Internasional, Komitmen Perluas Pemberdayaan Perempuan Lewat Orange Bonds
-
Pajak Kendaraan Jateng Naik Drastis, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Arus Kendaraan Mudik Diproyeksi Naik 7%, Bisa Picu Potensi Macet di Pelabuhan
-
Perang Lawan Baja Impor, Pelaku Industri Desak Pengawasan Ketat dan Wajib SNI
-
BPJS Gratis untuk Driver Ojol, Program Apresiasi Gojek Bikin Kerja Lebih Tenang
-
Menkeu Purbaya Kena Semprot Dua Menteri Prabowo Kurang dari 24 Jam