Pada kesempatan itu, Pupuk Kaltim juga menutup dua program pemagangan yang telah berjalan enam bulan terakhir, dengan penempatan peserta di seluruh unit kerja perusahaan. Diantaranya PAC Batch VII serta MAGENTA atau Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) yang merupakan inisiasi Kementerian BUMN.
Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman, mengatakan program magang merupakan bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan Pupuk Kaltim secara terpadu, dan rutin diselenggarakan setiap tahun untuk mencetak generasi yang unggul serta berdaya saing global. Hal ini juga wujud kontribusi Pupuk Kaltim terhadap peningkatan kapasitas dan kompetensi masyarakat, sehingga kedepan dapat mampu bersaing dalam menghadapi dunia kerja.
"Seluruh program ini juga ditujukan untuk menjawab tantangan sumberdaya manusia unggul dan berkompeten di masa datang, sehingga generasi produktif yang berdaya saing global mampu tercipta melalui kontribusi dunia usaha," kata Qomaruzzaman.
Dirinya pun mengimbau agar seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan mengasah kemampuan, sehingga kedepan pengembangan aspek keilmuan dan soft skill yang didukung budaya kerja positif sebagai karakter diri, mampu terimplementasi dengan baik untuk menjadi bekal peserta di tataran kerja profesional.
"Begitu juga bagi para peserta PAC Batch VII dan PMMB, semoga pengalaman yang didapatkan di Pupuk Kaltim dapat menambah pengetahuan dan wawasan, sehingga bisa menjadi bekal dalam memasuki dunia kerja kedepannya," pungkas Qomaruzzaman.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim