Suara.com - Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin menilai, kebangkrutan Silicon Valley Bank (SVB) tidak terlalu berdampak terhadap kondisi perbankan di Indonesia namun bank-bank domestik tetap harus selalu waspada.
“Direct impact dari SVB case ke Indonesia itu boleh dibilang minimal, akan tetapi kita tetap akan harus waspada apa saja yang harus kita lakukan to make sure bahwa kita tetap ada di posisi yang baik dan robust apabila ada potensi contagion impact dari Amerika atau Europe terhadap banking Indonesia dan Asia,” kata Ahmad pada pekan lalu.
Menurut dia, guna meminimalisir dampak dari kolapsnya bank di luar negeri, perbankan di Indonesia harus selalu menjaga risiko likuiditas (liquidity risk).
“Kita harus menjaga liquidity risk yang sangat ketat setiap hari, apakah saat itu adalah krisis atau tidak. Dan betul sekali bahwa liquidity is a king, dan memang bank yang memiliki liquidity yang baik itulah yang akan bertahan,” ujar Ahmad.
Guna menjaga risiko likuiditas, lanjut Ahmad, bank-bank di Indonesia dapat melakukan beberapa cara. Pertama, perlunya analisa internal terhadap risiko likuiditas untuk melengkapi pemantauan terhadap regulatory liquidity ratio atau rasio likuiditas yang sudah diatur, agar dapat mengakomodir pergerakan pasar yang lebih ekstrim.
Kedua, bank di Indonesia dapat melakukan analisa terhadap konsentrasi pembiayaan (funding) secara berkala. Ketiga, bank bisa melakukan analisa pergerakan suku bunga yang berdampak bagi klien bank.
“Lalu menganalisa dampak klien dari kenaikan suku bunga. The client's big impact performances will affect the performance of the bank,” ucap Ahmad.
Keempat, bank perlu melakukan kajian terhadap skenario risiko (risk scenario) pada stress test atau simulasi untuk menguji ketahanannya. Kelima, melakukan pengkajian rencana pemulihan atau recovery plan secara berkala, termasuk pada rencana eksekusi serta komunikasi terhadap klien.
“Kita harus terus mengupdate terkait recovery plan kita. Recovery itu merupakan mandatory requirement yang harus diupdate tiap tahun dan disubmit ke OJK dan para pemegang saham. Recovery plan harus mencerminkan detail strategi, apabila terjadi krisis di industri perbankan dan semua action harus dites dan di-execute dengan cepat pada saat krisis,” pungkas Ahmad.
Berita Terkait
-
Dibalik Isu Garut Bangkrut, Sekretaris GGW Soroti Tingginya Anggaran Perjalanan Dinas
-
Jessica Iskandar Lakukan Oplas di Korea, Netizen Auto Ungkit Soal Cicilan Hingga Isu Bangkrut
-
Jessica Iskandar Operasi Hidung di Luar Negeri, Netizen Singgung Tunggakan Utang: Kemarin Katanya Bangkrut?
-
Dewan Pendidikan Angkat Suara Soal Garut Bangkrut, Dedi Kurniawan: Mungkinkah Pengangkatan PPPK Membebani APBD
-
LSM Laskar Indonesia DPC Malangbong Prihatin Atas Pernyataan Bupati Soal Garut Bangkrut Karena Mengangkat PPPK
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Pemerintah Telah Pasang 196 Jembatan Darurat di 3 Provinsi Terdampak Banjir Sumatera
-
Tambang Martabe Mau Diambil Alih, Agincourt Resources Bicara Hak dan Kewajiban
-
Danantara Tugaskan PGN ke Bisnis Midstream dan Hilir Migas
-
Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera
-
Izin Tambang untuk Ormas Picu Polarisasi, Tapi Tak Sampai Pecah Organisasi
-
Danantara Respon Anjloknya Pasar Saham RI, Mau Guyur?
-
Istana: PT Perminas Akan Kelola Banyak Tambang, Bukan Cuma Martabe
-
Daftar Jajaran Direksi Perminas, Ada Petinggi Emiten Bakrie
-
Pindah Kantor di BEI, OJK Akan Tendang Keluar Bursa Emiten yang Langgar Aturan Free Float
-
Wacana Tambang Martabe Dikelola Perminas akan Diputuskan Lewat Rapat Antar-Kementerian