Suara.com - Salah satu cara menjemput rezeki adalah dengan membuat tempat usaha atau berdagang. Tentu saja, tak seperti menjadi karyawan, membuka usaha memiliki tantangannya sendiri, salah satunya adalah aura negatif yang membayangi tempat usaha.
Namun, hal ini bukan berarti tak bisa dibersihkan. Jika kamu sedang membuka usaha dan ingin membersihkan aura negatif tersebut berikut lima cara yang bisa dilakukan.
1. Survei Tempat Usaha dengan Matang
Cara pertama ini bisa dilakukan untuk menghindarkan aura negatif dari tempat usahamu sebelum harus repot membersihkannya. Lakukan survei dengan matang soal calon tempat usaha sebelum memakainya. Survei ini tidak sekadar pada lokasi atau prospek keramaian. Namun juga lingkungan yang berpotensi mendatangkan aura negatif. Jika lingkungan tidak mendukung seperti dekat dengan tempat judi atau hiburan malam, lebih baik cari lokasi lain.
2. Jual Produk yang Halal
Barang yang akan dijual juga berpengaruh terhadap aura negatif dari tempat usaha. Jangan sampai menjual barang yang haram dan melanggar hukum pidana seperti menjual minuman keras atau nomor judi. Dengan demikian, tempat usaha akan bebas dari aura negatif.
3. Sisihkan Pendapatan untuk Bersedekah
Cara lain untuk membersihkan tempat usaha dari aura negatif adalah menyisihkan sedikit penghasilan untuk bersedekah. Tentu saja setelah memastikan bahwa hasil yang didapatkan berasal dari sumber-sumber yang halal. Di samping itu, dengan bersedekah, pedagang juga telah menerapkan prinsip bahwa dalam harta terdapat hak orang lain.
4. Jangan Mencurangi Pembeli
Baca Juga: Buka Peluang Usaha Lewat Kursus Membuat Bunga Kertas
Salah satu prinsip dalam berdagang adalah dengan tidak mencurangi pembeli atau berdagang dengan jujur. Katakan dengan sebenar-benarnya mengenai kondisi barang dan harga. Jika memang menjual barang dengan kerusakan minor namun masih layak pakai, bisa juga memberikan diskon lebih miring ketimbang barang-barang non-kerusakan. Dengan demikian, tempat usaha akan berkah dan terhindar dari aura negatif.
5. Memasang Benda yang Berkaitan dengan Kepercayaan
Cara terakhir untuk membersihkan tempat usaha dari aura negatif adalah dengan memasang barang-barang yang berkaitan dengan kepercayaan. Bagi umat muslim, bisa memajang ayat-ayat Al-Quran. Di toko-toko nasrani kita jamak menemukan salib atau di toko Tionghoa ada patung kucing pembawa keberuntungan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Sandiaga Uno Berhasil Ciptakan Peluang Usaha Desa Melalui Benih Budidaya Ikan Tawar di Ciamis
-
Fasilitasi Lapak Untuk Berjualan, Relawan Sandi Uno Bantu Pelaku UMKM Ciptakan Peluang Usaha di Bulan Ramadhan
-
Bukan Uang, Inilah Modal Utama dalam Memulai Usaha, Ustadz Adi Hidayat: Allah akan Memberikan Janjinya..
-
Baru 13,7 Juta UMKM Manfaatkan Keuangan Digital
-
Buka Peluang Usaha Lewat Kursus Membuat Bunga Kertas
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru