Suara.com - Momentum mudik lebaran bagi masyarakat tahun ini diperkirakan lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya usai dicabutnya kebijakan PPKM oleh Pemerintah dan diduga terjadi lonjakan pergerakan penumpang dan kendaraan yang sangat signifikan di seluruh wilayah tanah air, termasuk di sektor transportasi laut.
Sehubungan dengan hal tersebut, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, saat memimpin rapat kesiapan angkutan lebaran di Kantor Otoritas Bandara Juanda Surabaya menginstruksikan agar Kapal Latih Bung Tomo turut berperan aktif dalam membawa penumpang pada angkutan lebaran tahun 2023.
Hal senada juga diamanahkan oleh Kepala BPSDM Perhubungan, Djoko Sasono, pada rapat Dewan Pengawas agar Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya turut mensukseskan angkutan lebaran 2023.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Direktur Politeknik Pelayaran Surabaya, Heru Widada, mewakili Badan Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan, melepas angkutan lebaran gratis didampingi oleh Kepala KSOP Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto.
Menurut Direktur Poltekpel Surabaya, bantuan kapal latih untuk mengangkut para pemudik di Pelabuhan Jangkar ini merupakan bentuk sinergitas antara BPSDM Perhubungan yang diwakili oleh Poltekpel Surabaya dengan Dirjen Perhubungan Laut yang diwakili KSOP Kelas IV Panarukan Situbondo dalam mengantisipasi lonjakan pemudik.
Kapal Latih Bung Tomo milik Poltekpel Surabaya ini dihadirkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang ada di Pelabuhan Penyeberangan Jangkar menuju Pulau Sapudi Madura, dimana Pelabuhan Jangkar merupakan Pelabuhan strategis dalam mengkoneksikan pulau-pulau di Madura.
Hal ini dimaksudkan mengingat meningkatnya animo masyarakat di daerah tersebut untuk melaksanakan mudik lebaran di setiap tahunnya. Kapal Latih Bung Tomo Poltekpel Surabaya diharapkan dapat mengurai lonjakan penumpang pada masa angkutan lebaran 1444 H atau tahun 2023 di Pelabuhan Penyeberangan Jangkar.
Tepat pukul 11.12 WIB Minggu (16/04) siang, Kapal Latih Bung Tomo Poltekpel Surabaya cast off atau mulai berlayar melayani sebanyak 144 penumpang dari Pelabuhan Jangkar Situbondo menuju Pelabuhan Sapudi Madura. Seluruh penumpang tidak dipungut biaya apapun dalam pelayaran menggunakan Kapal Latih Bung Tomo Poltekpel Surabaya ini.
Direktur Poltekpel Surabaya, Heru Widada, mengungkapkan bahwa kehadiran Kapal Latih Bung Tomo dalam angkutan lebaran gratis 2023 ini merupakan salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Poltekpel Surabaya dengan melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan angkutan mudik lebaran gratis.
Baca Juga: GMC Sulsel Berangkatkan Puluhan Mahasiswa Rantau Pulang ke Kampung Halaman Melalui Mudik Gratis
Beliau berharap perjalanan mudik dengan Kapal Latih Bung Tomo ini bisa berlangsung aman, nyaman dan tiba di tempat tujuan dengan selamat serta berkesan.
Selain mudik gratis, para penumpang yang menaiki Kapal Latijh Bung Tomo juga dapat menikmati berbagai fasilitas dan program kegiatan yang sudah disiapkan Poltekpel Surabaya selama berlayar.
“Kami memiliki program Sosialisasi tentang Politeknik Pelayaran Surabaya dan Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR) Poltekpel Surabaya serta program lainnya yang akan disosialisasikan di pondok pondok pesantren maupun masyarakat umum,” pungkas Heru Widada.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter