Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Klub Jurnalis Ekonomi Jakarta (KJEJ) menggelar acara buka puasa bersama dan santunan kepada anak yatim dari Panti Asuhan Yauma, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Ketua Pelaksana Acara sekaligus Ketua KJEJ Windarto mengatakan, pelaksanaan kegiatan bukber dan santunan anak yatim tersebut digelar untuk memeriahkan Bulan Ramadan dan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H.
“Selama ini kami lebih banyak menggelar kegiatan dalam bentuk diskusi dan webinar. Kali ini, kami ingin menjadikan momentum Puasa Ramadan untuk berbagi kepada anak yatim. Selain itu juga momen untuk bersilaturahmi antar media dan kegiatan bukber dan pemberian santunan kepada anak yatim ini akan menjadi portofolio kegiatan baru kami” kata Windarto ditulis Selasa (18/4/2023).
Dalam acara tersebut, masing-masing anak yatim yang hadir diberikan santunan berupa uang tunai dan gody bag yang berisikan tas sekolah.
“Kami bersyukur niat baik kami mendapatkan sambutan yang positif dari teman-teman media, Bank DKI, LPS dan PT Food Station Tjipinang Jaya yang kemudian menjadi sponsor kegiatan kami. Semoga santunan yang kami berikan kepada anak-anak yatim bisa bermanfaat buat mereka” ujarnya.
Kedepan di tahun berikutnya, kami ingin menjadikan acara Bukber dengan teman-teman media dan santunan anak yatim ini sebagai kegiatan rutin.
“Doakan saja dengan persiapan yang jauh lebih baik, kami ingin pelaksanaan kegiatan bukber dan santunan kepada anak yatim akan berjalan lebih baik lagi antara lain dengan melibatkan anak yatim yang jauh lebih banyak misalnya,” ungkapnya.
Dimas Yuliharto, Sekretaris LPS menyatakan pihaknya terus mendukung kegiatan rekan rekan rekan Pewarta yang biasa meliput bersama LPS apalagi kegiatan buka puasa bersama Klub Jurnalis Ekonomi Jakarta (KJEJ) bertepatan momentum Ramadhan hingga Idul Fitri.
"Momentum ini (Ramadan) dengan memberikan santunan kepada anak yatim bersama KJEJ merupakan kegiatan yang sangat mulia dan merupakan bagian dari tujuan LPS memberikan manfaat sebanyak banyaknya kepada masyarakat khususnya anak yatim dan kaum dhuafa," kata Dimas.
Baca Juga: Bank DKI Salurkan Santunan Senilai Rp 2 Miliar untuk 8.500 Anak Yatim
Menurut Dimas, kolaborasi yang baik antara LPS dan rekan-rekan pewarta sangat strategis, mengingat peranan penting media massa dalam bentuk pemberitaan hingga sosialisasi kebijakan LPS kepada masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama Klub Jurnalis Ekonomi Jakarta (KEJ) sebagai momentum silahturahmi bersama rekan-rekan jurnalis yang selalu mendukung pemberitaan dan publikasi Bank DKI.
"Semoga selalu terjalin kolaborasi yang baik antara Bank DKI dan rekan-rekan jurnalis, mengingat peranan penting rekan-rekan jurnalis turut dirasakan dalam menghadirkan informasi secara transparan, akurat dan jelas" ujar Arie.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Berapa Anggaran Sidang Isbat di Hotel Borbudur?
-
THR ASN Batal Cair Awal Ramadan 2026? Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Ini
-
Modal Cekak hingga Cost of Fund Tinggi, Ini Alasan Pembiayaan Bank Syariah Masih Mahal
-
Gandeng Perusahaan Asing, Perminas Mulai Misi Pencarian Mineral Kritis
-
Penjualan Anjlok 30 Persen, Converse Bakal Pangkas Karyawan demi Efisiensi
-
Bahlil Kesel Importir Menang Banyak Saat RI Senang Impor BBM
-
Tak Hanya Biji Mentah, Pemerintah Bidik Ekspor Kopi Olahan
-
Merak-Bakauheni Diprediksi Diserbu 6 Juta Pemudik, Ini Strategi Kemenhub
-
Ramalan IHSG untuk Sepekan Ini, Investor Diharap Fokus Saham Fundamental
-
Tak Boleh Ketergantungan Impor, Indonesia Harusnya Naik Kelas Jadi Produsen Halal Dunia