Suara.com - Sukarelawan Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) Dukung Ganjar terus berkomitmen menciptakan program yang memberikan manfaat bagi kemaslahatan kaum buruh/pekerja.
Dalam momen menjelang hari raya Idulfitri 1444 Hijrah, GBB mengadakan Mudik Asyik bersama ratusan buruh/pekerja di Kabupaten Tangerang.
Ketua Umum GBB Lukman Hakim menyatakan pihaknya mengadakan Mudik Asyik Bersama GBB bagi kaum buruh lewat kerja sama dengan Serikat Pekerja Nasional (SPN) di PT Pemi. Dari PT Pemi, pihaknya memberangkatkan 10 armada untuk mengangkut pemudik.
"Kami mengadakan mudik asyik bersama GBB. Malam ini, kami bekerja sama dengan Serikat Pekerja Nasional (SPN) di PT Pemi memberangkatkan para buruh dari 10 armada ke Jawa Tengah," ujarnya ditulis Jumat (21/4/2023).
Lukman mengatakan pihaknya menginisiatori mudik asyik gratis ini karena kondisi perekonomian para buruh setelah diterpa pandemi Covid-19. Dengan adanya program andalan GBB ini, mereka bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman masing-masing.
"Karena kondisi kehidupan buruh, kemudian beban kehidupan buruh setelah diterpa dua tahun pandemi. Alhamdulillah teman-teman yang selama ini kesulitan untuk mudik kami bisa membantu dengan menyediakan armada bagi mereka dan keluarganya," ujarnya.
Lukman menuturkan program tersebut sebagai bentuk kepedulian pendukung Ganjar Pranowo terhadap kaum buruh di Indonesia.
"Ini menjadi bentuk kepedulian kami sebagai pendukung Pak Ganjar untuk membantu kaum buruh bertemu dengan sanak keluarga," ungkapnya.
Menurut Lukman, sekitar 600 buruh bersama keluarganya meramaikan mudik asyik bersama GBB ini. Melalui program ini, Lukman berharap para buruh dari 14 perusahaan ini bisa mengenal lebih jauh sosok Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Kowarteg Adakan Mudik Gratis untuk Karyawan Warteg di Jakarta
"Ada sekitar 600 orang yang ikut mudik asyik yang kami berangkatkan ke kampung halaman. Mudah-mudahan ini menjadi kabar baik buat pendukung Pak Ganjar untuk memperluas dukungan masyarakat kepada Ganjar Pranowo agar menjadi presiden 2024," ucapnya.
Dalam mudik asyik kali ini, GBB memberangkatkan para buruh ke kampung halaman mereka di Jawa Tengah. Yaitu, Pekalongan, Semarang, Rembang, Solo Raya, Banyumas, Wonosobo, Yogyakarta, dan Magelang.
"Tujuannya di seluruh Jawa Tengah, terutama jurusan jalur Utara melewati Semarang sampai Solo Raya, Purwodadi. Kemudian jalur Selatan ada Purworejo sampai Gunungkidul dan Yogyakarta," kata Lukman.
Lukman juga menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak manajemen PT Pemi yang menyediakan tempatnya sebagai titik pemberangkatan mudik gratis. Ini adalah bentuk kolaborasi antara manajemen, serikat pekerja dan GBB dalam membantu para buruh.
Diketahui, sebelum di PT Pemi, pada Rabu (19/4/2023), GBB juga sudah memberangkatkan tiga armada bus dari Islamic Center Jakarta utara.
GBB juga memperkenalkan Warung Ganjaran yang bekerja sama dengan Serikat Pekerja di beberapa perusahaan untuk menyediakan barang-barang kebutuhan buruh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Profil Moody's Rating dan Dampaknya Terhadap Bursa Saham Indonesia
-
Panduan Lengkap Cara Daftar Antrian KJP Pasar Jaya 2026 Secara Online
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?