Suara.com - Bank Mandiri mengubah nomor layanan SMS resmi dari 3355 menjadi 83355. Perubahan ini sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) Nomor 5 tahun 2021, tepatnya pada Pasal 139 huruf b.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, proses perubahan nomor ini telah dipersiapkan secara matang.
Selain itu, Bank Mandiri juga telah memberikan panduan dan informasi melalui channel komunikasi resmi perseroan secara jelas kepada seluruh nasabah mengenai perubahan nomor layanan SMS Bank Mandiri tersebut.
"Dalam waktu dekat, nomor layanan SMS Bank Mandiri akan diubah dari 3355 menjadi 83355. Penyesuaian nomor SMS ini telah berlaku mulai 17 Maret 2023 dan paling lambat efektif pada 30 April 2023," ujarnya yang dikutip, Jumat (28/4/2023).
Dengan perubahan ini, maka nasabah masih dapat mengirimkan SMS ke 3355 hingga 30 April 2023. Kemudian, SMS balasan akan dikirimkan dari nomor 83355.
"Apabila setelah tanggal 30 April 2023, nasabah masih SMS ke nomor eksisting 3355, maka SMS nasabah tidak berhasil terkirim," imbuh dia.
Rudi menuturkan, perubahan nomor layanan SMS Bank Mandiri ini tidak akan mempengaruhi layanan perbankan Bank Mandiri.
Seluruh nasabah tetap dapat melakukan transaksi keuangan dengan lancar melalui seluruh layanan perbankan Bank Mandiri seperti biasa.
"Kami berharap perubahan nomor layanan SMS Bank Mandiri ini dapat meningkatkan kualitas layanan kami dan memberikan kemudahan bagi seluruh nasabah dalam bertransaksi," katanya.
Baca Juga: Bank Mandiri Raup Laba Bersih Rp 12,6 Triliun di Kuartal I 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Emas Antam Tiba-tiba Anjlok Tajam, Tapi Masih Dibanderol Rp 3 Juta/Gram
-
Petani Terancam, Wacana Pembatasan Tar-Nikotin Dinilai Bisa Ganggu Serapan Hasil Panen
-
Cetak Laba Rp68,11 Miliar, Emiten CASH Fokus di Sistem Pembayaran Digital
-
Rupiah Masih Belum Punya Tenaga, Dolar AS Masih di Level Rp16.839
-
Produsen Mie Sedaap PHK Massal Jelang Lebaran 2026 Demi Hindari Bayar THR
-
IHSG Bangkit dari Koreksi, Kembali ke Level 8.300
-
McDonald's RI Mulai Ekspansif Lagi
-
Impor Pikap India Lebih Murah, Agrinas Klaim Efisiensi Rp 46,5 Triliun
-
Duo Emiten 'BUMI' Masuk Daftar Saham Paling Banyak Dibeli dan Dijual Asing
-
Gaduh Perjanjian Dagang RI-AS, Prof Harris: Jaga Kedaulatan Jangan Pakai Emosi Sesaat!