Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar pertemuan dengan para ketua partai politik (parpol) yang berkoalisi dengan PDIP di pemerintahan. Pertemuan digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/5/2023) malam.
Kelima ketua parpol yang hadir adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono. Turut hadir pula Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Adapun Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh yang juga ikut dalam koalisi pemerintahan Jokowi tidak diundang dalam pertemuan tersebut. Sempat ada desas-desus Jokowi mendepak Surya Paloh dari pertemuan tersebut karena Nasdem mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden dalam Pemilu 2024.
Namun, Prabowo Subianto menegaskan bahwa absennya Paloh dikarenakan dirinya tengah berada di luar negeri. Berikut ini adalah lima poin utama pertemuan Jokowi dengan ketua parpol koalisi seperti dikumpulkan dari berbagai sumber.
1. Tidak Ada Pembahasan Politik Praktis Menyongsong 2024
Perlu digarisbawahi bahwa pertemuan Jokowi dengan ketua parpol koalisi lebih pada agenda silaturahmi antaranggota koalisi. Tidak ada pembahasan mengenai politik praktis menyongsong Pemilu 2024, termasuk pencalonan Ganjar Pranowo sebagai kandidat capres yang diusung partai penguasa.
2. Kekompakan Politik Bagi Koalisi Jokowi Tidak Berkaitan dengan Pemilu 2024
Prabowo sempat berujar bahwa Jokowi menekankan kekompakan politik di antara sesama anggota partai koalisi. Namun, kekompakan yang dimaksud adalah kekompakan dalam pemerintahan, bukan kekompakan dalam menghadapi pemilu tahun depan.
3. Pendapatan Kelas Menengah
Diskusi lain yang diangkat dalam 2,5 jam pertemuan pimpinan umum parpol yakni soal pendapatan kelas menengah Indonesia atau middle income trap.
Topik ini dibahas lantaran berkaitan dengan pembangunan ekonomi nasional, yakni rata-rata masyarakat Indonesia yang berhasil mencapai tingkat pendapatan menengah tetapi mentok sehingga tidak bisa menjadi negara maju.
4. Kondisi Perekonomian Nasional 2045
Terlepas dari isu jebakan pendapatan kelas menengah, para ketua umum partai optimistis bahwa Indonesia akan melejit hingga 100 tahun kemerdekaan atau pada 2045 mendatang. Ekonomi Indonesia akan naik hingga ke posisi optimal yakni peringkat keempat dunia. Hal ini juga sejalan dengan ramalan organisasi moneter dunia atau IMF dan Bank Dunia.
5. Permasalahan Stunting
Dalam isu kesehatan, para pemimpin parpol menyoroti isu stunting pada balita. Jokowi dan Airlangga Hartarto menaruh perhatian besar pada isu ini. Pasalnya, stunting akan sangat berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia.
Berita Terkait
-
Airlangga Kenakan Baju Hijau Khas PKB, Golkar Sepakat Usung Prabowo-Cak Imin di Pilpres 2024?
-
Gerindra Terus Maksimalkan Upaya Prabowo Capres, Harap Makin Banyak Partai Gabung
-
'Konsekuensi Jadi Musuh dalam Selimut' Lagi-lagi NasDem Tak Diajak Kumpul Bareng Koalisi Pro Jokowi
-
Jokowi Tak Malu Lagi Utak-atik Politik, Surya Paloh 'Diusir' dari Istana, Pertemuan Presiden dan Ketum Parpol Koalisi Bagi-Bagi Jatah?
-
Pilpres 2024, Airlangga Beri Isyarat Golkar Fokus Bangun Koalisi Besar dari Partai yang Sudah Terbentuk
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking
-
IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa
-
Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri
-
Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H
-
Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan