Suara.com - Dalam menjalankan bisnis, meningkatkan orderan dapat dilakukan dengan cara membangun awareness. Salah satu strategi meningkatkan awareness adalah dengan membuat gimik kreatif.
Nah, agar tidak salah langkah, pelaku UKM perlu mengetahui seperti apa gimik yang baik dapat bekerja. Simak tips dari founder Sekolahpebisnis Yosef Adji Baskoro bersama Ninja Xpress mengenai cara efektif membuat gimik kreatif, sehingga mampu membuat bisnis semakin dilirik pelanggan.
1. Orisinil dan Menarik
Supaya menarik, gimik kreatif perlu memiliki pesan yang ingin disampaikan. Gimik juga harus tetap orisinil. Caranya, dimulai dari menciptakan nama produk yang mudah diingat dan diucapkan supaya audiens langsung mengetahui produk kamu. Kemudian, bisa juga dengan membuat media promosi video yang menunjukkan uji ketahanan produk, cara penggunaan, dan sebagainya.
2. Manfaatkan Emosi Audiens
Menurut riset Jonah Berger dalam buku Contagious, ada teori tentang emosi manusia yang sukses membuat gimik kreatif di marketing berhasil. Di mana orang-orang memiliki keinginan untuk membagikan gimik dengan sukarela, sehingga gimik tersebut bisa jadi viral. Teori ini disebut Theory of Emotional Arousal.
Gimik tidak hanya asal beda, tapi perlu perencanaan matang yang diawali dengan memilih jenis emosi apa yang ingin timbulkan dalam bisnis. Oleh karenanya, gimik kreatif bentuknya bisa bermacam-macam. Tujuannya supaya menarik tanpa perlu keluar budget secara fantastik.
3. Memilih Momen yang Pas
Memanfaatkan gimik kreatif dan momen yang pas akan membuat peningkatan pada penjualan. Tidak hanya itu, bisnis kamu juga berpeluang mendapatkan perhatian yang lebih luas bahkan dari pelanggan yang mungkin sempat lupa dengan produk kamu. Waktu terbaik untuk membuat gimik adalah saat banyak produk serupa dengan produk kamu yang muncul di pasaran. Pada momen ini, kamu bisa membuat penegasan kalau produk kamu lebih unggul baik dari segi kualitas dan juga pelayanan. Hindari gimik kreatif yang terlalu lama waktunya agar audiens tetap bertahan mengikuti apa yang kamu sajikan.
Baca Juga: PKB-PKS Hanya "Cek Ombak" Publik, Koalisi Diprediksi Tidak Bakal Awet
4. Perhatikan Aktivitas Gimik
Meski gimik kreatif mampu membangun brand awareness, tapi tetap saja yang membuat konsumen loyal adalah kualitas produk dan layanan yang tidak mengecewakan. Oleh karenanya, penting sekali untuk penyampaian gimik yang sederhana, tapi tetap berkesan. Terkadang gimik dilakukan dengan cara menolak arus tren yang ada untuk menimbulkan kesan unik di mata audiens. Selain itu, aktivitas gimik lainnya adalah membuat kuis, giveaway, dan hal lainnya yang melibatkan interaksi audiens terhadap produk maupun brand. Aktivitas ini dapat dilakukan secara langsung maupun secara digital.
5. Perhatikan Ajakan dan Penawaran dalam Gimik
Dalam membuat gimik kreatif di marketing, budget menjadi hal yang penting. Dengan budget besar, kamu bisa "membeli" perhatian, sehingga gimik mungkin lebih tertarget dan optimal. Namun, perlu ingat bahwa budget kecil bukan berarti tidak bisa membuat sukses gimik kreatif yang dibuat.
Apabila tujuan gimik adalah perhatian dan penjualan, maka kamu bisa berusaha untuk mendapatkan perhatian dengan membuat konten yang ramah algoritma, sehingga lebih mungkin viral di Instagram atau FYP di TikTok. Penentu hasil akhir gimik bukan besaran budget, tapi ajakan dan penawaran di dalam gimik marketing. Banyak pebisnis yang gagal dalam membuat gimik kreatif karena terlalu terburu-buru memperkenalkan produknya, tidak sabar memperlihatkan fitur spesial produknya, dll.
6. Libatkan Tokoh Terkenal dan Perhatikan Batasan
Untuk semakin menarik perhatian, gimik bisa melibatkan tokoh terkenal. Tujuannya supaya gimik yang dimainkan tepat sasaran. Selain itu, gimik juga harus memperhatikan batasan norma kesusilaan, hukum, dan tidak boleh sekadar menjual kehebohan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Tak Boleh Ketergantungan Impor, Indonesia Harusnya Naik Kelas Jadi Produsen Halal Dunia
-
Prestasi Internasional BRI: 4 Award ESG 2025 dan Rekor Social Bond
-
Purbaya Prihatin 99% Busana Muslim RI Produk Impor China, Siap Kasih Insentif Pengusaha Lokal
-
Harvard Borong Ethereum Rp1,4 Triliun, Pasar Kripto Kembali Bergairah
-
Menhub Ungkap 5 Titik Penahan Arus di Banten Jelang Mudik Terpadat
-
Cuan Imlek 2026 Tembus Rp9 Triliun, Kadin Optimistis Ekonomi RI Melesat 5,5 Persen
-
Fakta-fakta Toko Tiffany & Co Disegel Purbaya: Barang Selundupan Spanyol, Ada Kongkalikong Bea Cukai
-
Menghitung Hari Pengumuman Lelang WTE Danantara, Emiten Ini Bisa Jadi Kuda Hitam
-
Laju Bursa Asia Terpangkas Libur Imlek, Nikkei Terpeleset Isu Wait and See
-
Pasar Minyak Pantau Negosiasi AS-Iran, Brent Berada di Level 68,59 Dolar AS