- Penjualan hewan kurban 2026 tetap ramai meski rupiah melemah.
- DKM jadi penopang utama pembelian sapi dan kambing kurban.
- Warga tetap prioritaskan kurban meski daya beli tertekan.
Suara.com - Pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan daya beli masyarakat belum menggoyahkan semangat warga untuk berkurban pada Hari Raya Iduladha 2026. Penjualan sapi dan kambing di sejumlah daerah justru terpantau tetap stabil, bahkan mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.
Pedagang hewan kurban di Depok, Jawa Barat, Pepeng (30), mengaku penjualan tahun ini masih berjalan lancar. Menurutnya, permintaan hewan kurban didominasi oleh Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) yang menggalang dana masyarakat untuk pelaksanaan kurban bersama.
“Alhamdulillah penjualan masih lancar. Bahkan dibanding tahun 2025 sekarang cenderung lebih ramai,” kata Pepeng kepada Suara.com, Selasa (19/5/2026).
Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tekanan rupiah terhadap dolar AS, Pepeng menilai ibadah kurban memiliki nilai spiritual yang membuat masyarakat tetap berusaha membeli hewan kurban meski kondisi ekonomi sedang berat.
“Kalau urusan kurban itu beda. Ini kaitannya sama akhirat. Jadi orang tetap usahain walaupun kondisi ekonomi lagi susah,” ujarnya.
Menurut dia, banyak masyarakat telah menjadikan kurban sebagai agenda rutin tahunan yang sulit ditinggalkan. Kondisi tersebut membuat permintaan sapi dan kambing relatif terjaga meski harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan.
Pepeng mengatakan pembeli dari kalangan DKM menjadi penopang utama penjualan setiap tahun. Biasanya pengurus masjid sudah mulai menghimpun iuran warga jauh sebelum Iduladha tiba sehingga dana kurban lebih siap dan tidak terlalu terdampak gejolak ekonomi jangka pendek.
“Kebanyakan yang beli memang DKM. Mereka ngumpulin dana umat, terus belinya sapi atau kambing buat kurban bersama,” katanya.
Ia juga mengungkapkan suasana penjualan tahun ini terasa lebih hidup dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan sejumlah pembeli sudah melakukan pemesanan sejak bulan lalu untuk mengantisipasi lonjakan permintaan mendekati hari pemotongan.
Baca Juga: Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
“Sudah ada yang booking dari bulan lalu. Biasanya makin dekat Iduladha makin ramai lagi,” ucap Pepeng.
Untuk jenis hewan, sapi masih menjadi primadona karena banyak dipilih untuk sistem patungan warga di lingkungan masjid. Sementara kambing lebih banyak dibeli oleh perorangan maupun keluarga.
Pepeng optimistis tren positif penjualan hewan kurban akan terus berlanjut hingga Iduladha tiba. Menurutnya, masyarakat cenderung tetap memprioritaskan ibadah kurban meski tekanan ekonomi belum sepenuhnya mereda.
“Kalau buat ibadah, orang biasanya tetap prioritaskan. Apalagi kurban setahun sekali,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo
-
Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global
-
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH
-
Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas
-
Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global
-
Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga
-
Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini
-
Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026
-
Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi
-
Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026