Suara.com - Untuk mempermudah petani dalam menjalankan usaha taninya, Kementan memberikan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dalam bentuk kegiatan Jalan Usaha Tani atau JUT (Konservasi dan Rehabilitasi Lahan Pertanian).
Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Mauhau, Kecamatan Kambera, Sumba Timur, oleh Kelompok Tani Rowi No. Adapun volume pekerjaan yang dilaksanakan yakni panjang jalan 600 meter, dengan lebar 3 meter, dan tebal/tinggi 20 cm.
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan, tujuan dari pembangunan JUT adalah untuk terbangun atau terehabilitasinya jalan pertanian baru yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan di kawasan peruntukan pertanian, yang meliputi kawasan budi daya tanaman pangan, kawasan budidaya perkebunan, kawasan budidaya hortikultura.
"Harapan setelah adanya JUT, mobilitas alat mesin pertanian (alsintan), pengangkutan sarana produksi pertanian dan hasil produksi pertanian dari dan ke lahan pertanian lancar," katanya, Rabu (17/5/2023).
Lahan yang ditetapkan sebagai calon lokasi harus memenuhi persyaratan, diantaranya clear dan clean, lahan bersedia tidak dialihfungsikan dengan membuat surat pernyataan, status lahan jelas serta tersedia petani penerima manfaat sesuai dengan kriteria yang telah di tentukan.
"Ini agar ke depan tidak akan ada masalah lagi seperti menjadi sengketa, sehingga infrastruktur bisa dimanfaatkan selama-lamanya," tuturnya.
Lahan yang dipengaruhi oleh jalan pertanian tersebut wajib dijamin untuk tidak dialihfungsikan dengan dibuktikan surat pernyataan kelompok tani/gapoktan bermaterai. Selain itu, petani bersedia bekerja dalam kelompok dan petani bersedia melepaskan sebagian lahannya tanpa ganti rugi.
"Yang paling penting, petani atau kelompok tani bersedia untuk melakukan perawatan dan pemeliharaan jalan pertanian secara swadaya," tambah Mentan SYL.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menambahkan, bangunan JUT juga harus memiliki standar spesifikasi. Antara lain, dimensi lebar badan sepanjang jalan pertanian minimal 2 meter dan atau dapat dilalui kendaraan roda 3 dan dapat saling berpapasan atau dibuatkan tempat untuk berpapasan.
Baca Juga: Panen Raya di Cirebon Mampu Menambah Jumlah Ketersediaan Beras Nasional
"Sedangkan kapasitasnya disesuaikan dengan jenis komoditas yang akan diangkut dan alat angkut yang akan digunakan," sebut Ali Jamil.
Spesifikasi dan dimensi komponen jalan pertanian (bahu jalan, badan jalan, saluran draenase, gorong-gorong, jembatan dan lainnya) juga disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.
"Standar teknis kegiatan pembangunan baru, peningkatan kapasitas, rehabilitasi dan penyediaan bahan material masing-masing lokasi jalan pertanian di sesuaikan dengan kondisi setempat," tambahnya.
Sedangkan tujuan pelaksanaan kegiatan Konservasi Dan Rehabilitasi Lahan Pertanian melalui bantuan pemerintah tahun anggaran 2023, meliputi membangun jalan pertanian baru atau meningkatkan kapasitas jalan
pertanian.
"Ini untuk memudahkan mobilitas alat mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi pertanian dan hasil produksi pertanian dari dan ke lahan pertanian di kawasan peruntukan pertanian meliputi kawasan budi daya tanaman pangan, kawasan budi daya perkebunan, kawasan budi daya hortikultura dan kawasan budi daya peternakan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mentan Dorong Wanita Tani HKTI Manfaatkan Program KUR
-
Pastikan Ketersediaan Pangan Cukup, Irjen Kementan Kawal Panen Raya Padi di Kabupaten Cirebon
-
Pengamat: El Nino akan Berdampak pada Pertanian, Kementan Siapkan Program Antisipasi
-
Sumbang 11,8 Persen PDB Nasional, Sektor Pertanian Punya Peran Penting bagi Negara
-
Panen Raya di Cirebon Mampu Menambah Jumlah Ketersediaan Beras Nasional
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung
-
Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT
-
Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang
-
Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya
-
Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I
-
IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina
-
IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong
-
Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan
-
Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara
-
Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?