Suara.com - Perusahaan telekomunkasi multinasional Inggris BT Group mengumumkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 55 ribu karyawannya. Kabar PHK ini datang selang beberapa hari usai perusahaan telekomunikasi Vodafone mengambil keputusan yang sama.
Mengutip BBC, Jumat (19/5/2023) sekitar seperlima dari jumlah karyawan yang diberhentikan merupakan staf layanan konsumen. Mereka akan digantikan teknologi kecerdasan buatan.
“Teknologi baru menimbulkan perubahan yang besar”, kata CEO BT Philip Jansen.
Menurut Jansen, instrumen-instrumen generatif AI seperti ChatGPT membuat layanan konsumen menjadi lebih cepat, lebih baik, dan tanpa hambatan.
BT saat ini memiliki 80.000 karyawan di Inggris dan sekitar 20.000 karyawan di luar Inggris. Sebagian besar karyawan yang akan diberhentikan adalah mereka yang berbasis di Inggris.
Sebelumnya, perusahaan telekomunikasi multinasional asal Britania Raya, Vodafone juga akan PHK kepada 11 ribu karyawannya, perampingan ini demi membuat perusahaan lebih bersaing lagi dikancah global.
"Kinerja kami belum cukup baik. Kami akan menyederhanakan organisasi kami, menghilangkan kerumitan untuk mendapatkan kembali daya saing kami," ujar CEO Vodafone Margherita Della Valle, dikutip dari CNN, Selasa (16/5/2023).
Jika tidak ada aral melintang rencana PHK ini bakal berlangsung selama tiga tahun ke depan. Ini adalah rekor terbesar PHK bagi Vodafone.
Data terakhir menunjukkan perusahaan mempekerjakan sekitar 100 ribu karyawan, tersebar di seluruh Eropa hingga Afrika. PHK ini diklaim bakal sangat berdampak di kantor pusat di Inggris, serta menganggu kestabilan di kantor-kantor negara lain.
Baca Juga: Vodafone PHK 11 Ribu Karyawan, Jadi yang Terbesar Sepanjang Sejarah Perusahaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya