Suara.com - Terus cetak pertumbuhan positif atas dana kelolaan aset wealth management, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan dana kelolaan aset Asset Under Management (AUM) yang tumbuh sebesar 19,96% yoy (year on year) per kuartal I-2023. Pertumbuhan jumlah nasabah juga naik sebesar 20,91% yoy.
Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani mengatakan, secara nasional, BRI mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi, baik secara volume maupun jumlah nasabah.
“Perseroan terus mengakselerasi kinerja bisnis Wealth Management BRI. Strategi yang dilakukan dengan memperkuat edukasi terkait pentingnya pengelolaan keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat”, ungkapnya.
Handayani melanjutkan, BRI juga turut melakukan pendampingan oleh financial advisor berpengalaman yang selalu memastikan penawaran produk sesuai profil risiko nasabah. Seperti yang diketahui bahwa instrumen produk yang ditawarkan BRI memiliki risiko yang relatif aman, serta investasi dan proteksi bekerja sama dengan manager investasi, asuradur maupun sekuritas yang terpercaya.
BRI memiliki visi untuk menjadi pilihan utama nasabah dalam mempercayakan seluruh transaksi perbankan. Peran ini sebagai financial supermarket dalam menjawab beragam kebutuhan investasi dan proteksi nasabah.
BRI pun optimistis bisnis Wealth Management mampu bertumbuh serta memiliki prospek yang baik untuk ke depannya. Salah satu faktor pendukung yang dapat terlihat, yakni saat ini muncul rasa kesadaran oleh para nasabah untuk memproteksi diri, keluarga, serta aset mereka yang diharapkan nantinya akan tumbuh secara berkelanjutan.
Di samping itu, seluruh layanan keuangan BRI juga turut serta mendukung aspek integrated and one stop financial solution untuk kebutuhan nasabah, baik individu maupun bisnis, melalui berbagai instrumen, seperti Obligasi Pemerintah, Obligasi Korporasi, Reksadana, instrument pasar modal, Bancassurance maupun Pengelolaan Dana Pensiun.
Melalui pertumbuhan kinerja Wealth Management BRI, respons positif pun datang dari berbagai Lembaga internasional dan lokal yang bergengsi. Terhitung sejak Januari sampai Mei 2023, BRI berhasil memperoleh sejumlah penghargaan, yaitu “Best Domestic Private Bank in Indonesia 2022” dari Asiamoney.
BRI juga mendapatkan penghargaan lainnya, yaitu Highly Commended “Excellence in Mass Affluent Banking” dari Retail banker International, kemudian “The 3rd Highest Digital Index” Wealth Management Bank Umum Konvensional 2023 dan "The 3rd Best Wealth Management Bank Umum Konvensional 2023” dari Infobank. Dan yang terbaru adalah Diamod Award “Priority Banking (Offline Usage Experience)” dari Majalah MARKETING.
Baca Juga: Desa BRILiaN 2023 Kembali Bergulir, BRI Target 1.000 Desa Diberdayakan
Berita Terkait
-
Jeda Siang IHSG Menguat 0,40 Persen, Saham BBRI, BBCA dan GOTO Paling Ramai Ditransaksikan
-
Pengusaha UMKM dari Labuan Bajo: Bunga KUR BRI Sangat Ringan
-
Dengan Modal dari BRI, Pengusaha Ini Kini Bisa Produksi 200 Gantungan Kunci per Bulan
-
Bastian Labora, Sukses Setelah Ajukan Kredit Usaha Rakyat dari Kantor Cabang BRI Labuan Bajo
-
Dengan Modal Awal Rp5 Juta, Begini Kisah Sukses Perajin Binaan BRI Bastian Labora
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional