Untuk itu salah satu tips yang patut untuk dicoba ketika Anda sedang dalam tahap mengembangkan bisnis yang hendak dijalankan, yaitu dengan menemukan rekan untuk diajak bekerja sama.
Namun ketika Anda memilih untuk menggunakan cara ini, Anda perlu melakukan riset terhadap calon rekan bisnis Anda tersebut. Jangan sampai calon rekan bisnis Anda malah merugikan alih-alih mempermudah proses pengembangan bisnis.
- Mencari Investor
Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengumpulkan modal bisnis, yaitu dengan mencari investor yang bersedia untuk menyuntikkan dana pada bisnis yang hendak Anda jalankan. Salah satu langkah yang bisa Anda ikuti supaya bisa mendapatkan investor yaitu dengan mendaftar seminar maupun workshop investasi.
Dengan mengikuti seminar dan workshop investasi, maka kesempatan Anda untuk bertemu banyak investor akan lebih banyak. Nah, supaya program pengembangan bisnis Anda ini bisa dilirik, Anda perlu menyiapkan proposal yang menarik.
Dengan menariknya proposal bisnis Anda dan gaya penyampaian selama mengikuti seminar, maka kesempatan Anda untuk menemukan investor yang tepat juga akan semakin besar.
- Mengajukan Pinjaman
Apabila Anda membutuhkan modal bisnis dalam waktu cepat, maka salah satu tips yang juga bisa Anda terapkan ketika tidak memiliki tabungan maupun aset pribadi, yaitu dengan mengajukan pinjaman.
Saat ini sudah banyak lembaga penyedia pinjaman yang menawarkan produk pinjaman untuk keperluan modal bisnis, seperti misalnya pinjaman KTA, KUR, KMG, dan sebagainya.
Namun tentunya supaya Anda bisa berhasil mendapatkan pinjaman tersebut, Anda perlu memenuhi berbagai macam persyaratan dan yang terpenting yaitu mampu menyanggupi untuk membayarkan cicilan pinjaman hingga lunas.
Anda juga perlu melakukan riset yang mendalam terkait lembaga penyedia pinjaman dan produk pinjaman yang hendak Anda ajukan. Jangan sampai Anda terjebak oleh lembaga pemberi pinjaman yang abal-abal dan hanya merugikan Anda.
Baca Juga: Indonesia Incar Kemitraan PGII Guna Bangun Infrastruktur Dalam Negeri
Nah itu dia beberapa tips yang bisa Anda terapkan jika ingin mengumpulkan dana sebagai modal untuk memulai atau mengembangkan sebuah bisnis.
Selain beberapa cara di atas, sebagai alternatif, salah satu pilihan yang juga dapat dicoba ketika Anda sedang mengumpulkan modal untuk berbisnis, yaitu mencoba melakukan investasi dengan instrumen Reksadana Pasar Uang.
Cara ini terbilang efektif karena potensi keuntungan yang didapatkan dari investasi jenis Reksadana ini dapat dimanfaatkan sebagai modal dari bisnis yang hendak Anda jalankan.
Kumpulkan Modal Bisnis dengan Investasi di Reksadana Pasar Uang
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Anda bisa mendapatkan modal untuk mengembangakan bisnis dengan mengumpulkan keuntungan dari melakukan investasi Reksadana Pasar Uang.
Jika Anda tertarik untuk berinvestasi dengan instrumen ini, Anda bisa melakukannya dengan menjadi Nasabah perbankan prioritas DBS Treasures. Berikut beberapa kelebihan yang ditawarkan jika Anda berinvestasi Reksadana bersama DBS Treasures.
Berita Terkait
-
5 Kebiasaan Sehat yang Harus Dilakukan Sejak Remaja, Cocok untuk Investasi!
-
Wajib Tahu dan Waspada! 8 Ciri-Ciri Agen Asuransi Nakal dengan Modus Berikut Ini
-
Investasi Jadi Gaya Hidup, Setoran Rupiah Upbit Kembali Dibuka
-
Menteri Bahlil Ancam Kurangi Intensif Investor Jika Investasi via Negara Perantara
-
Hengky Kurniawan Optimis Bandung Barat Terus Bangkit Pasca Pandemi Covid-19
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Klaim Swasembada Dibayangi Risiko, Pengamat Ingatkan Potensi Penurunan Produksi Beras
-
Penyaluran Beras SPHP Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026
-
BBRI Diborong Asing Habis-habisan, Segini Target Harga Sahamnya
-
Produksi Beras Pecah Rekor Tertinggi, Pengamat: Berkah Alam, Bukan Produktivitas
-
Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
-
ANTM Gelontorkan Rp245,76 Miliar untuk Perkuat Cadangan Emas, Nikel dan Bauksit
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran