Suara.com - Sebagai pemuda yang selalu menggaungkan tagline "Semangat Mengabdi Membangun Negeri", sukarelawan Ganjar Milenial Center Daerah Istimewa Yogyakarta (GMC DIY) mendorong pengembangan desa wisata melalui bakti lingkungan.
Desa wisata adalah sebuah konsep pengembangan daerah sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat. Pada momen ini, GMC DIY menyasar Desa Wisata Grogol, Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Menggaet masyarakat setempat, milenial loyalis Ganjar melakukan aksi positif gotong royong bebersih kawasan Desa Wisata Grogol di lima titik, salah satunya area sungai. GMC DIY juga memberikan stimulus berupa bak sampah.
"Kegiatan hari ini adalah pengembangan dan bakti lingkungan desa wisata, tujuannya adalah karena di Jogja ini kan banyak tempat-tempat desa wisata yang memang harus dikembangkan dan harus diberikan perhatian lebih terhadap masyarakat yang mengelolanya," ucap Kepala Bidang Eksternal GMC DIY, Ayatullah Fazlur Rohman ditulis Rabu (31/5/2023).
Sebelum menjadi Desa Wisata Grogol, kawasan tersebut sudah dinobatkan sebagai Desa Budaya sejak 2001 oleh Dinas Pariwisata Kab. Sleman yang menitikberatkan pada pengenalan dan pelestarian berbasis budaya Jawa selama 11 tahun pertama.
Mulai 2012 sampai saat ini, kawasan tersebut diubah menjadi konsep suguhan wisata yang menawarkan beragam pertunjukkan seni dan budaya tradisional, keindahan alam yang memanjakan mata, serta wahana menarik seperti outbound, kolam renang, hingga edukasi sanggar kesenian.
Pengelolaan desa wisata bertujuan untuk pengembangan masyarakat baik dari aspek ekonomi, seni, dan budaya.
"Karena memang pusat dari wisata ini kebutuhan masyarakat atau pendapatan masyarakat memang banyak dihasilkan dari desa wisata terutama dari tamu-tamu yang datang kemudian dari pengembangannya, dari bantuan-bantuan dan sebagainya," jelas dia.
Oleh sebab itu, pria yang akrab dipanggil Ayat ini menegaskan, GMC DIY berkomitmen bakal terus mengembangkan potensi desa wisata yang berada di wilayah DIY.
Baca Juga: Perdagangan Karbon: Solusi Menuju Masa Depan yang Lebih Hijau
"Kami sebagai milenial yang tergabung dalam GMC ini mengajak seluruh masyarakat Indonesia, turis mancanegara untuk melihat iniloh potensi budaya yang ada di Yogyakarta," tutup dia.
Kegiatan ini disambut baik oleh Sekretaris Desa Wisata Grogol, Esthi Handayani (43). Menurut dia, pemuda juga perlu berperan aktif dalam pengembangan potensi Desa Wisata, salah satunya seperti yang dilakukan GMC DIY.
"Kalau kami mengacu ke desa wisata, karena kalau menerima pariwisata wisatawan otomatis sapta pesonanya juga dapat nah ini gerakan yang luar biasa yang menurut saya perlu berkelanjutan jadi nanti ada step step lanjutannya seperti itu," ungkap Esthi.
"Jadi, harapan kami desa wisata bisa lebih bagus lebih berkembang berkembangnya pesat dengan dukungan dari banyak sektor kemudian meningkatkan perekonomiannya juga otomatis lebih cepat," imbuh dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional
-
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal