Suara.com - Bulgaria berminat menanamkan modalnya untuk pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur. Setidaknya, Negara di Wilayah Eropa itu akan berinvestasi USD 50 juta atau Rp 740 miliar.
Rencananya dana investasi itu akan digunkan untuk pengembangan di sektor energi terbarukan dan rantai pasok makanan dan minuman di IKN Nusantara.
Komitmen investasi ini diungkapkan oleh Dimitrios Vitzilious, founder Bella, perusahaan makanan asal Bulgaria.
"Short term investment sangat menarik dalam membantu pengembangan Nusantara dan tidak menutup kemungkinan group kami dapat berinvestasi dalam jangka panjang," ujar Dimitrios yang dikutip dalam keterangan resmi Dubes Bulgaria, Senin (12/6/2023).
Adapun, komitmen investasi itu juga sebagai tindak lanjut pertemuan Kementerian Investasi dengan investor Bulgaria yang difasilitasi oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa penuh Republik Indonesia untuk Bulgaria merangkap Makedonia Utara dan Albania, Iwan Bogananta
Dalam hal ini, pemerintah juga akan memberikan sejumlah insentif dan mempecepat proses investasi Bulgaria ke IKN.
Misalnya, insentif tax holiday yang bisa dijadikan tolak ukur dalam menarik minat para calon investor.
"Penetrasi bisnis yang kami lakukan sejak awal telah berkontribusi aktif dalam memajukan pertumbuhan ekonomi di tanah air, mulai dari ekspor tepung kelapa, bulu mata, tekstil sampai dengan outbound Investment pengembangan pabrik makanan Indonesia di Bulgaria," kata Iwan Bogananta.
Baca Juga: Otorita Ibu Kota Baru Terima 233 Surat Minat Investasi dari Calon Investor
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha
-
Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah
-
Sebanyak 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini!
-
IndoEBTKE ConEx 2026 Diluncurkan, Fokus Akselerasi Transisi Energi ASEAN
-
Menkeu Jawab Isu Resesi di TikTok : Jauh dari Morat-marit
-
Prabowo: Kita Bersyukur Saat Ini Aman, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tidak Bertambah
-
Menteri Bahlil Batasi Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan dalam Negeri
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Bahlil Ungkap Stok BBM Lebaran di Tengah Ancaman Krisis Energi Timur Tengah