Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mempermudah nasabah yang ingin bertransaksi valas baik untuk keperluan transaksi ekspor/impor, ataupun untuk persiapan dana keperluan traveling maupun pendidikan ke luar negeri.
Pasalnya fasilitas ekosistem layanan valas yang lengkap kini bisa didapatkan dalam aplikasi SuperApps milik bank BRI, BRImo.
Cukup dengan mengakses BRImo, nasabah dapat memanfaatkan sejumlah fitur layanan valas yang terdiri dari, Fitur Buka Rekening BRItama Valas, Fitur Konversi Valas untuk jual beli valas, serta Fitur Transfer Internasional untuk pengiriman dana valas ke berbagai negara di seluruh dunia. Selain itu, melalui tabungan valas ini nasabah juga memiliki instrumen investasi alternatif dengan memanfaatkan naik turunnya nilai tukar mata uang asing.
Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Andrijanto mengatakan BRI semakin fokus dalam menjaga availability dan reliability sehingga nasabah tetap nyaman bertransaksi melalui BRImo.
BRImo juga terus melakukan update, baik dari sisi infrastruktur maupun arsitektur IT. Hal tersebut dilakukan agar BRImo dapat terus mengakomodir kebutuhan pertumbuhan transaksi nasabah.
“Pada saat kita sudah punya beberapa rekening apalagi rekeningnya sudah mempunyai beberapa mata uang, itu bisa kita lakukan konversi antar rekening yang berbda mata uang pada saat mengggunakan BRImo, jadi ngga perlu datang ke kantor untuk menukar duit, sekarang sudah bisa mandiri dengan nasabah sendiri dengan menggunakan aplikasi BRImo. Transfer pun sama, kalau kita sudah punya dana tertentu kemudian punya kepentingan untuk memindahkan untuk kebutuhan di luar negeri itu bisa dilakukan tanpa menunggu jam opersional bank karena itu bisa dilakukan sesuai dengan kapan dibutuhkan oleh nasabah,” papar Andrijanto kepada media di Gedung BRI Innovation Center, Jakarta, Rabu (14/6/2023).
Menurutnya, dengan adanya fitur-fitur tersebut dapat memudahkan nasabah, memberikan experience baru bahwa transaksi yang ada di BRImo sesuai kebutuhan dan juga ekspektasi nasabah, mereka juga bisa menggunakan keleluasaan atas rekening yang dibuka di BRImo.
“Kita akan dorong untuk terus aktif bertransaksi, terutama yang masih di sistem BRI karena kita berharap setiap kali nasabah berpindah tempat, punya kepentingan bisnis kami sangat berharap itu bisa tersolusikan di BRImo, hingga saat ini user BRImo itu jumlahnya sudah 27 juta lebih dan dengan rata-rata transaksinya 1,1 Milyar,” terang Andrijanto.
Secara kinerja, sampai dengan Mei 2023 hadirnya layanan transaksi valas di BRImo juga terus bertumbuh ditandai dengan peningkatan volume transfer antar negara melalui BRImo sebesar 167% dan volume konversi valas sebesar 229,88% dibandingkan tahun lalu.
Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1: Ramadhan Sananta Resmi Gabung Persis Solo
Untuk memenuhi kebutuhan transaksi valas nasabah, BRImo menawarkan sejumlah manfaat berikut:
1. Nasabah memiliki akses membuka rekening valas untuk 10 jenis mata uang pilihan (USD, EUR, CNY, AUD, SGD, AED, GBP, JPY, HKD, dan SAR). Fitur Buka Rekening Valas memudahkan nasabah membuka rekening untuk melindungi aset valas yang dimilikinya dari dampak depresiasi nilai mata uang.
2. Untuk top up saldo rekening valas, Fitur Konversi Valas memudahkan nasabah untuk melakukan jual-beli valas secara real time dengan menawarkan nilai exchange rate yang kompetitif (BRImo Rate). Nasabah bahkan bisa melakukan transaksi minimum sebesar IDR200.000,-
3. Transfer valas lintas negara juga bisa dilakukan melalui Fitur Transfer Internasional. Fitur ini menawarkan layanan transfer dengan tujuan ke lebih dari 100 mata uang asing, yang dilengkapi dengan beberapa opsi jalur pengiriman yang disesuaikan untuk kebutuhan nasabah.
BRI juga menjalin kerjasama yang kuat dengan berbagai Top Foreign Bank dan Global Money Service Businesses di berbagai negara untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi lintas negara. Melalui layanan Fitur Transfer Internasional, kini nasabah dapat melakukan transfer uang dengan beberapa metode alternatif, yaitu transfer ke rekening bank di berbagai negara, transfer ke berbagai dompet digital di negara lain, serta pengiriman dengan metode penerimaan secara tunai.
“BRI juga memberikan killer features yang tentunya akan memberikan kemudahan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi. BRI terus mengembangkan BRImo dengan menyiapkan beragam fitur menarik yang mengedepankan pada ecosystem transaction di dalam BRImo,” pungkas Andrijanto.
Berita Terkait
-
Hadirkan Fitur Baru, BTN Mobile Permudah Transaksi Valas
-
Pasar Sentral Kota Makassar Terbakar, BRI Insurance Bayarkan Klaim Asuransi Rp 505 Juta untuk Nasabah
-
Wabah Jadi Berkah: Kisah Empat UMKM Raup Cuan Berlipat saat Pandemi COVID-19
-
Top! Brand Finance Nobatkan BRI Sebagai Brand Paling Bernilai di Indonesia
-
Infografis: Top! Brand Finance Nobatkan BRI Sebagai Brand Paling Bernilai di Indonesia
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati
-
Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ
-
Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung